
Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menegaskan bahwa ada dua syarat yang mesti dipenuhi Abu Bakar Ba
JawaPos.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menegaskan syarat setia kepada Pancasila dan NKRI, tidak dapat dinegosiasikan dalam pembebasan Abu Bakar Ba'asyir. Saat ini persyaratan tersebut ada di tangan keluarga Ba'Asyir.
Jika tidak dipenuhi, rencana pembebasan bisa dibatalkan. "Oh iya (bisa dibatalkan kalau menolak). Karena itu persyaratan yang tidak boleh dinegosiasikan," kata Moeldoko di Kompleks Istana, Jakarta, Rabu (23/1).
Rencana pembebasan Ba'asyir memang mencuat dari Kuasa Hukum Jokowi sebagai calon presiden petahana, Yusril Ihza Mahendra. Bahkan Yusril menyebut Ba'asyir bisa bebas tanpa syarat.
Moeldoko menerangkan, saat ini kapasitas Yusril memang sebagai penasehat hukum calon presiden. Namun, dalam konteks bernegara tetap ada undang-undang yang menjadi tangan kanan presiden.
Sebelumnya, kata Moeldoko, Yusril mempertimbangkan pembebasan Ba'asyir lantaran telah memenuhi 2/3 masa hukuman. Pendekatan itu diajukan kembali dimana permintaan bebas bersyarat ini sudah pernah diminta pada 2017.
"Itu kan pendekatan dari pak yusril bahwa yang bersangkutan ini diajukan kembali pembebasan brsyarathya karena sudah mmnuhi 2/3 masa tahanan. Tapi presiden sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara mmiliki prinsip-prinsip yang tidak bisa dikurangi," jelasnya.
Adapun, syarat untuk setia kepada pancasila ada dalam syarat formil terpidana perkara terorisme.
Selain itu, dalam syarat formil disebutkan pula bahwa narapidana bersedia bekerja sama dengan penegak hukum untuk membantu membongkar perkara tindak pidana yang dilakukannya.
Kedua, telah menjalani paling sedikit dua per tiga masa pidana, dengan ketentuan dua per tiga masa pidana tersebut paling sedikit 9 bulan. Ketiga, telah menjalani asimilasi paling sedikit setengah dari sisa masa pidana yang wajib dijalani.
Terakhir, menunjukkan kesadaran dan penyesalan atas kesalahan yang menyebabkan pemohon dijatuhi pidana dan menyatakan ikrar kesetiaan pada NKRI secara tertulis.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
