
Hadijah (jilbab hitam) didampingi saudaranya Titi menunjukkan foto Rika. Mereka berharap pembaca Balpos dapat menginformasikan keberadaan sang buah hati.
JawaPos.com - Kasus hilanganya anak dibawah umur masih kerpa terjadi. Tidak hanya di perkotaan tapi juga di pelosok daerah. Motiifnya terkadang tak jauh dari soal asmara anak baru gede.
Sudah enam hari berlalu, Rika Kristina Amelia, gadis berusia 15 tahun warga Kampung Baru, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, belum berhasil ditemukan. Kabarnya ABG berambut pendek yang kerap disebut biduan itu dibawa kabur pacarnya.
Menariknya, Rika menjalin hubungan percintaan dengan sesama perempuan alias dikenal lesbi. Terakhir kali, pihak keluarga melihat Rika pada Jumat (11/1) lalu, masuk ke hotel melati di Jalan Beller. Namun, setelah ditunggui di depan hotel tersebut semalaman, Rika tak kunjung keluar.
“Ada informasi adik saya itu berada di hotel sana. Kami sudah coba tanya-tanya sama penjaganya, tapi tidak direspons. Bahkan, kami sampai pagi nungguin di luar, tapi tidak ada juga,” beber Yanti, kakak Rika.
Pihak keluarga sudah berkeliling, berupaya mencari tahu keberadaan Rika yang hingga kini menghilang. Seluruh teman-teman yang dikenal keluarganya pun telah didatangi dan ditanya keberadaan Rika, namun tak seorang pun yang tahu.
Setelah melaporkan ke polisi pada Jumat (11/1), masih belum diperoleh kabar soal keberadaan Rika. Yanti berharap masyarakat ikut membantu menginformasikan keberadaan keluarganya itu.
Terkait pacar Rika sesama perempuan, Yanti menyebut inisialnya AM. Sang ibu, Hadijah sudah sering melarang hubungan sejoli tersebut, apalagi penampilan pacarnya sangat mirip dengan laki-laki.
Kemarin diberitakan, Hadijah mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Balikpapan Barat pada Jumat (11/1) siang. Ditemani saudaranya, wanita berhijab hitam ini melapor ke polisi anaknya bernama Rika Kristina karena belum pulang ke rumah.
Padahal, sebelumnya gadis putus sekolah ini berjanji akan pulang ke rumah pada Senin (7/1) usai bernyanyi di acara resepsi nikahan. Namun, hingga Jumat, keberadaan Rika tak lagi terdengar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
