Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Oktober 2018 | 03.45 WIB

Pesawat Lion Air JT 610 yang Jatuh di Laut Jawa di Produksi Maret 2018

Ilustrasi: Pesawat Lion Air - Image

Ilustrasi: Pesawat Lion Air

JawaPos.com - Pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat merupakan pesawat terbaru Boeing 737-800 Max. Pesawat tersebut diproduksi pada Maret 2018, itu diketahui dari serpihan bangkai pesawat yang di temukan di perairan Karawang.


"Ini dapat dilihat merupakan pesawat baru yang di produksi pada Maret 2018," kata Wakil Komandan Satgas SAR TNI AL, Kolonel Laut Salim di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10).


Serpihan pesawat tersebut ditemukan oleh tim SAR TNI AL saat melakukan proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Lion Air. Sejumlah kartu identitas korban pun ditemukan di wilayah jatuhnya pesawat Lion Air.


"Kami menemukan kartu identitas, sepatu dan potongan organ tubuh korban," ujar Salim.


Menurut Salim, pihaknya pun mengerahkan KRI Rigel-933 untuk menemukan bangkai pesawat dan black box milik pesawat Lion Air JT 610.


""KRI Rigel akan melakukan deteksi kedalaman full covered di posisi jatuhnya pesawat Lion Air pada koordinat 5° 46.15000' S - 107° 7.16000' E dan area sekitarnya," jelasnya.


Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pesawat maskapai Lion Air JT 610 rute Jakarta - Pangkal Pinang yang sebelumnya dinyatakan hilang kontak tadi pagi, saat ini pesawat tersebut dipastikan telah jatuh di perairan Laut Jawa atau tepatnya di utara Kota Bekasi, Jawa Barat.


“Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas, baru saja Basarnas menyatakan memang benar pesawat itu jatuh di perairan Laut Jawa di utara Bekasi oleh karenanya kami menyatakan bahwa pesawat Lion JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang setelah hilang kontak pukul 06.32,” ujar Menhub Budi di posko Crisis Center Kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 di Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (29/10).


Budi mengungkapkan, pesawat Lion Air JT 610 membawa total 189 orang yang terdiri dari 181 penumpang dan 8 awak pesawat.


Menhub juga memastikan pesawat dengan nomor registrasi PK-LQP milik maskapai Lion Air ini merupakan pesawat baru yang beroperasi sejak Agustus lalu.


“Pesawat yang digunakan adalah pesawat baru B 737-800 Max yg baru dioperasikan pada bulan Agustus 2018 dengan lama penerbangan sebanyak 800 jam,” pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore