
Ilustrasi pemukulan oknum polisi ke mahasiswa, ternyata hoax.
JawaPos.com - Mabes Polri membantah adanya mahasiswa yang meminta bantuan TNI saat dikejar anggotanya pada bentrok aksi unjuk rasa di DPRD Sumatera Utara, Kamis (20/9). Adapun bentrok terjadi antara massa pro dan kontra terhadap pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Ah nggak benar itu, hoax. Itu dipelintir," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Jakarta, Minggu (23/9).
Bahkan dia menyebut, pengamanan aksi demonstrasi tersebut dilakukan bukan hanya oleh pihak Kepolisian, namun juga Tentara Nasional Indonesia (TNI). "Kami sama TNI bareng kok pengamanannya," imbuhnya.
Karena itu, dia menduga ada pihak yang sengaja ingin membenturkan Polri dan TNI dalam hal ini. "Sedang kami cari tuh yang adu domba," ungkap Setyo
Sementara dia menerangkan, pihaknya tidak melarang adanya aksi unjuk rasa. Namun jika aksi tersebut berujung pada anarkis, Kepolisian pastinya akan mengambil langkah tegas. "Kalau buat onar, ya harus ditindak," tegas Setyo.
Sebelumnya, aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Sumatera Utara (Sumut) berakhir bentrok, Kamis (20/9) lalu. Awalnya, sejumlah mahasiswa mengkritisi kinerja pemerintah di bawah kepemimpinan Joko Widodo.
Sebaliknya, Komunitas Masyarakat Cinta NKRI memuji-muji pemerintah Jokowi. Tiba-tiba tanpa diketahui persis penyebabnya, kericuhan terjadi di antara kedua kubu tersebut.
Akhirnya, aparat kepolisian dari Polrestabes Medan pun memukul mundur mahasiswa. Para mahasiswa pun kocar-kacir dan diduga dipukuli. Puluhan mahasiswa menyelamatkan diri dikabarkan meminta tolong kepada anggota TNI, dengan masuk ke halaman depan Markas Kodim 0201/BS di Jalan Pengadilan Medan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
