
APEL: Bupati Purbalingga H Tasdi SH MM menyalami sejumlah pegawai Kantor Kecamatan Purbalingga usai apel, Senin (19/2).
JawaPos.com - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di beberapa tempat terpisah berhasil menjaring 6 orang. Mereka terdiri atas bupati, pihak swasta, hingga seorang ajudan.
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah menuturkan bahwa ditangkapnya mereka atas dugaan keterlibatan korupsi proyek di wilayah Purbalingga. Mereka diduga telah membagi-bagi fee atas proyek tersebut.
"Kami duga sejauh ini sudah terjadi transaksi dan itu terkait proyek yang ada di Purbalingga," ujar Febri di Gedung KPK Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (4/6) malam.
Febri sendiri masih enggan membeberkan secara pasti proyek yang dimaksud. Dia hanya memberikan bocoran proyek tersebut terkait pembangunan daerah.
"Proyek pembangunan yang saya dapat informasinya. Secara lebih rinci tentu saya belum sampaikan ya, proyek pembangunan apa, tahun anggaran berapa. Tapi indikasinya penerimaan uang itu bagian dari commitment fee," tegasnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com, operasi senyap yang dilakukan KPK terhadap Bupati Purbalingga dan beberapa pihak lain diduga terkait penerimaan 'duit pelumas' senilai ratusan juta dari proyek multiyears pembangunan Islamic Centre senilai total Rp 77 miliar.
"Terkait pembangunan Islamic Centre," terang sumber tersebut. Selain diduga menerima fee dari proyek Islamic Centre, orang nomor satu di Purbalingga tersebut juga diduga menerima sejumlah imbalan lain dari beberapa proyek lain yang dikendalikannya.
"Sebelumnya sudah terima banyak (fee)," papar sumber lainnya.
Seperti diketahui, sebelumnya diberitakan, Tim Satgas Penindakan KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi senyap yang dilakukan Senin (5/6) sore di beberapa tempat terpisah, KPK menangkap sejumlah pihak, di antaranya Bupati Purbalingga, berinisial T; Kepala Bagian Lelang, HI; Ajudan Bupati, TP (ditangkap di Purbalingga); seorang kontraktor, N (ditangkap di Purwokerto); dua pihak lain yang ditangkap di Jakarta.
Saat ini, para pihak yang ditangkap di Purbalingga dan Purwokerto dikabarkan dibawa ke markas KPK di Jakarta malam ini. Sedangkan pihak yang ditangkap di Jakarta tengah menjalani pemeriksaan intensif guna ditentukan status hukumnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
