Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Maret 2018 | 23.15 WIB

Mata Novel Sempat Pendarahan, Dokter Ahli: Ada Bekuan Darah di Matanya

Novel Baswedan saat diwawancarai Jawa Pos di Singapura beberapa waktu lalu. (Imam Husein/Jawa Pos) - Image

Novel Baswedan saat diwawancarai Jawa Pos di Singapura beberapa waktu lalu. (Imam Husein/Jawa Pos)


JawaPos.com – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah  mengatakan hari ini (24/3) operasi tahap kedua penyidik senior KPK Novel Baswedan berjalan dengan baik dan sukses. Diharapkan beberapa hari ke depan penglihatan mata sebelah kirinya berangsur membaik.


Namun, bagian dalam mata kiri Novel sempat alami pendarahan. Oleh karena itu, dokter pun meminta Novel memeriksakan matanya ke klinik ahli bagian retina mata.


“Kata dokter Singapura, hasil operasi baik. Mata kiri Novel sudah dapat melihat bayangan jari digerakkan dan bayangan tubuh. Proses perbaikan penglihatan mata kiri ini butuh waktu (karena baru kemarin operasi dilaksanakan),” ungkapnya pada awak media melalui pesan singkat, Sabtu (24/3).


Untuk diketahui, pasca operasi tahap dua pada Jumat (23/3), kata Febri, Novel sempat belum sadarkan diri dan sempat terjadi pendarahan di bagian dalam mata kiri. Akibatnya, kemungkinan penglihatan Novel akan sedikit kurang baik.


“Terkait pendarahan di dalam mata yang ditemukan pada operasi kemarin, dokter meminta Novel ke klinik untuk dilakukan USG dan konsultasi dengan dokter ahli retina,” jelasnya.


Lebih lanjut Febri mengatakan, setelah diperiksa oleh dua dokter ahli dan dilakukan USG, tertanya ditemukan ada pembekuan darah di bagian dalam mata Novel.


“Terlihat ada bekuan darah yang posisinya, bukan di retina sehingga kondisi retina aman. Namun akan dipastikan kembali pada pemeriksaan selanjutnya,” tuturnya.


Kata dokter, lanjut Febri, bekuan darah yang ada di bagian dalam mata akan diambil jika dalam beberapa minggu ke depan penglihatan Novel masih terganggu.


Rencananya, besok pagi dokter akan melakukan pemeriksaan kembali. Diharapkan Novel sudah diperbolekan keluar RS untuk melakukan rawat jalan. “Harus tetap tinggal di Singapura 3-4 minggu ke depan untuk kontrol rutin,” tukasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore