
Kedua tersangka penipuan bermodus memanipulasi rasa dari korbannya
JawaPos.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) meringkus dua pelaku penipuan, Jumat (6/3). Adapun modus yang dipergunakan pelaku yakni memperdaya korbannya dengan cara menukar kartu ATM dan mengurasnya.
Akibat perbuatan keduanya, kerugian yang diderita sejumlah korban mencapai ratusan juta. Bahkan salah seorang guru besar dari sebuah perguruan tinggi turut menjadi korban.
Direktur Ditreskrimum Polda DIJ Kombes Pol Hadi Utomo mengatakan, kedua pelaku yang ditangkap atas nama Santianis, 59, warga asal Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kota Pinrang, Sulawesi Selatan dan Andi Irawan, 35, warga Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Utara.
Mereka ditangkap di halaman parkir Rumah Sakit Bethesda di Kota Jogjakarta, saat sedang mengambil uang dari Anjungan Tunai Mandiri (ATM). "Yang menjadi korban salah satunya guru besar di salah satu perguruan tinggi di Jogjakarta," katanya dalam jumpa pers di Mapolda DIJ pada Senin (19/3).
Modus yang digunakan oleh keduanya ini, yakni salah satu pelaku berperan untuk berkenalan terlebih dahulu dengan korban. Kemudian tersangka kedua datang pura-pura tak kenal.
Tersangka kedua ini meyakinkan korbannya mempunyai sejumlah uang di dalam rekening ATM, yang akan disumbangkan untuk dana sosial. Untuk lebih meyakinkan, pelaku memperlihatkan isi rekeningnya senilai ratusan juta, namun ternyata belakangan hanya fiktif.
Uang itu disalurkan ke rekening sasarannya. Setelah ditransfer, kemudian korban diminta untuk mengecek rekeningnya saat itu juga. Tersangka kemudian mengajak mengobrol dengan korban, satunya melihat nomor pin yang ditekan korban kemudian menukar kartu ATM.
"Dengan kecepatan tangan, menukar dengan kartu yang serupa. Kemudian uangnya dikuras," katanya.
Dari tangan kedua tersangka kejahatan ini, didapati barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 20 juta yang ditarik dari ATM korban. Serta Rp 103 juta yang ditransfer dari rekening lain dan 98 kartu ATM dari berbagai Bank.
"Tidak ada gendam, ini murni memanipulasi rasa dari korbannya," ucapnya.
Kedua tersangka ini diketahui melakukan aksinya tak hanya di Jogja. Namun juga di kota-kota besar lainnya, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Lampung.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
