
Petugas Polsek Ngaliyan melakukan olah TKP di rumah Metha Novita Handayani, Kamis (1/3).
JawaPos.com - Suprobo Ahmad, 21, tak pernah menyangka jika orang yang sempat ia ajak berbincang adalah terduga pembunuh tetangganya, Metha Novita Handayani, 38. Ibu tiga anak itu ditemukan tewas di rumahnya Jalan Bukit Delima 9 Nomof 17 RT 3 RW 8, Perumahan Permata Puri, Beringin, Ngaliyan, Semarang, Kamis (1/3).
Metha ditemukan pertama kali oleh salah seorang anggota keluarganya sekitar pukul 08.30 WIB. Korban tewas diduga karena luka tusuk yang ditemukan di perut bagian depan.
Sebelumnya, Suprobo mengaku melihat orang berbaju biru mengenakan helm hitam, mondar-mandir di depan rumah korban. Ia juga sempat mengidentifikasi motor milik terduga pelaku, yakni supra fit biru terparkir tak jauh di lokasi.
"Kurang lebih tingginya sekitar 165 cm. Dia makai helm dan bolak-balik di depan rumah korban. Terus saya tanyain, mau cari siapa? Dia ngakunya cari Bu Lina, pembantunya Bu Metha yang dulu," jelas Suprobo di lokasi kejadian, Kamis (1/3).
Setelah berbincang dengan pelaku, Suprobo yang juga seorang mahasiswa Perguruan Tinggi Negri (PTN) Islam itu kemudian melihat pelaku memasuki rumah Metha. Tak berselang lama, Suprobo mendengar teriakan suara dari arah kediaman korban.
"Saya dengar teriakan dari tetangga. Ternyata Bu Metha telah meninggal dunia saat saya lihat ke rumahnya. Di dalam rumah anaknya nangis-nangis," lanjutnya.
Di dalam rumah korban, ia juga melihat ceceran darah di lantai. Namun, Suprobo yang terlanjur curiga akan gerak-gerik korban sebelumnya, menyempatkan diri untuk mengambil gambar motor milik terduga pelaku menggunakan ponselnya.
Tak lama berselang, jajaran petugas kepolisian sektoral Ngaliyan yang menerima laporan atas peristiwa tersebut mendatangi lokasi kejadian. Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara untuk keperluan penyelidikan.
Dalam hal ini, Kapolsek Ngaliyan Kompol Donny Eko Listianto mengungkapkan, bahwa selain ditusuk pada perut, korban juga sempat dibekap oleh pelaku, sehingga tak terdengar suara maupun teriakan dari korban.
"Luka tusuk di korban itu masih kita dalami sebenarnya. Tapi sementara, Metha diduga merupakan korban dari aksi pembunuhan dan untuk motif serta hal lain yang ingin ditanyakan, lebih baik tunggu pengembangan lebih lanjut," ucap Kompol Donny usai memeriksa di dalam rumah korban.
Selanjutnya, korban sejak siang tadi sudah dibawa ke RSUP Kariadi Semarang untuk keperluan otopsi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
