
Novel Baswedan saat menyambut kedatangan awak media di kediamannya di Kelapa Gading Jakarta Utara, Selasa (27/2)
JawaPos.com - Pelaku penyerangan terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan belum juga ditemukan oleh pihak kepolisian, meski berbagai upaya telah dilakukan oleh korps bhayangkara.
Dihadapan awak media, Novel mengaku kedatangan penyidik Polda Metro Jaya untuk ditanya soal kejadian penyiraman air keras pada Selasa 11 April 2017 lalu.
"Saya menyambut baik dan berbincang cukup lama," kata Novel di kediamannya, Jalan Deposito 8, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (27/2).
Namun Novel tidak menjelaskan secara rinci soal kedatangan penyidik Polda Metro Jaya ke rumahnya tersebut. Novel hanya mengungkapkan akan terbuka jika pernyataannya diperlukan oleh polisi.
Saat ditanya soal agenda pemeriksaan kepadanya oleh Polda Metro Jaya, kata Novel, saat ini dirinya masih fokus untuk menyembuhkan matanya. Sehingga belum dilakukan pemeriksaan.
"Nggak lah, mereka tahu saya sedang sakit dan rasanya rekan-rekan penyidik paham kalau sakit itu jangan diperiksa dahulu," ungkap Novel.
Meski demikian, Novel tidak mengetahui seberapa lama dia berbincang dengan penyidik Polda Metro Jaya itu.
"Sayangnya saya tidak mengukur waktu, kalau berapa lama, jam berapa sampai jam berapa," jelas Novel.
Terpisah, ditanya perihal kedatangan penyidik Polda Metro Jaya ke kediaman Novel, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan pernyataan Novel tersebut.
"Datang hanya untuk melihat kondisi yang bersangkutan," ujar Argo saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (27/2).
Menurut Argo, penyidik juga menanyakan kesediaan Novel untuk dapat dilakukan pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya.
"Kemudian menyampaikan kapan bisa dimintai keterangan," pungkas Argo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
