
Setya Novanto saat duduk di kursi pesakitan dalam sidang perkara kasus dugaan korupsi e-KTP yang melilitnya, di PN Tipikor Jakarta
JawaPos.com - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terungkap sempat takut untuk menghentikan proyek e-KTP. Hal itu diungkap Mantan Direktur Penanganan Permasalahan Hukum LKPP Setya Budi Arijanta, saat bersaksi di sidang lanjutan perkara dugaan korupsi e-KTP terdakwa Setya Novanto, Kamis (1/2).
Setya menceritakan, setelah kontrak dengan pemenang lelang proyek e-KTP berjalan selama satu tahun, dirinya diperiksa BPK karena dia dicurigai mengatur pemenangan tender. Saat itulah dia menceritakan perihal rekomendasi LKPP bahwa sejatinya ada pelanggaran dalam proses lelang di proyek tersebut.
Dia pun menjelaskan, proses lelang tidak memenuhi syarat dan harus dibatalkan. Namun BPK juga tidak setuju dengan rekomendasi tersebut.
"Tapi kayaknya BPK nggak setuju. Nggak berani. Saya bilang, saya nggak peduli ini harus dibatalin," sebut Setya.
Ditanya lebih lanjut oleh hakim apa maksud BPK tidak berani, dia menyebut bahwa hal itulah yang dikatakan orang BPK yang memeriksanya. Namun Setya lupa nama orang tersebut.
"Saya bilang normatif, dibatalin. Yang memeriksa saya, wah kalau begitu saya nggak berani. Mentok tembok, katanya begitu," ucapnya menceritakan percakapan kala itu.
Kuasa hukum Novanto pun mencecar orang BPK yang menyatakan mentok tembok, Setya mengaku lupa. Namun dia meyakinkan hal tersebut sudah disampaikannya dalam berita acara perkara (BAP).
"Benar bisa dikroscek. Ada BAP-nya kok," tegasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
