
Muhammad Nazaruddin saat diperiksa penyidik KPK
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penahanan terhadap tersangka korupsi e-KTP Setya Novanto. Hal ini langsung disambut gembira oleh Muhammad Nazaruddin.
Nazar yang merupakan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu mengapresiasi langkah KPK yang dinilainya berani. Dia bahkan tersenyum ketika ditanya wartawan perihal penahanan pucuk pimpinan Partai Golkar tersebut.
Saat dimintai komentar, Nazaruddin mengatakan bila masyarakat mesti memercayakan penanganan kasus itu kepada KPK.
"Kita dukung KPK supaya bisa selesaikan semua dengan baik. Kasus e-KTP, Permai Grup, siapapun yang terlibat bisa dituntaskan KPK dengan baik," kata Nazaruddin di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (20/11).
Terpidana kasus korupsi Wisma Atlet ini tak mau berkomentar lebih jauh perihal perkara yang menjerat Setya Novanto. Namun mimik wajahnya tampak senang dan berulang kali tersenyum saat ditanya oleh awak media.
Nazaruddin juga menegaskan, dirinya siap jika nanti keterangannya dibutuhkan kembali untuk penyidikan kasus e-KTP.
Karena kata dia, sejauh ini dirinya telah membantu penyidik KPK dengan memberikan keterangan sejujur-jujurnya. "Saya siap bantu KPK dalam kasus apapun. Saya enggak mau nambah-nambahin atau mengurangi, semua sudah saya ceritakan ke KPK," papar dia.
Nazaruddin mengaku telah menyampaikan seluruh informasi yang didengar, diketahui, dan dialami dalam kasus korupsi e-KTP secara konsisten kepada penyidik KPK.
Terlebih soal dugaan aliran dana yang diterima Setya Novanto dalam perkara yang merugikan negara hingga Rp 2,3 triliun itu. “Soal pembagian uang sudah semua. Secara detail siapa saja yang terima, si A, B, C, udah semua. Kita percayakan sama KPK," katanya.
Pernyataan ini berbeda dengan apa yang dikatakannya pada tahun 2014 silam. Kala itu, Nazaruddin pernah menyatakan keraguannya kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi yang melibatkan Setya Novanto. Hal ini karena menurutnya, Ketua Umum Golkar itu kebal hukum dan mirip sinterklas.
Diketahui Setya Novanto terseret pusaran kasus e-KTP usai nama dia muncul di dakwaan pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto. Setya Novanto diduga menjadi salah satu orang yang mengatur proyek senilai Rp 2,3 triliun itu sejak awal.
Baca kumpulan artikel terkait upaya perlawanan Setya Novanto hingga kecelakaan di:

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
