
Ketua DPR, Setya Novanto ketika hadir di persidangan kasus e-KTP.
JawaPos.com - Teka-teki tamu yang menjemput Ketua DPR Setya Novanto saat penggeledahan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (15/11), mulai terkuak.
Kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan, pada Rabu kemarin dirinya diminta untuk bertemu kliennya di Jalan Wijaya XIII, nomor 19, Jakarta pada pukul 19.00 WIB.
Namun sesampainya di kediaman Setya Novanto, Fredrich tidak mendapatinya di rumah. Malah dia mendapat informasi Ketua Umum Partai Golkar itu dijemput oleh tamu yang dirinya sendiri tidak mengenalnya.
"Ajudan bilang Bapak dijemput sama tamu, saya enggak tahu tamu itu siapa," ujar Fredrich di kediaman Setya Novanto, Kamis (16/11) dini hari.
Sehari berselang, mantan pria tertampan se-Surabaya ini pun melakukan live dengan penggunakan ponselnya kepada Metro TV. Di situ Setya Novanto bercerita banyak.
Namun, beberapa saat percakapan Setya Novanto tersebar, awak media mendapatkan info Ketua DPR itu kecelakaan di Jalan Permata Berlian RT 02, RW 02.
Setya Novanto kecelakaan karena menabrak tiang listrik. Diketahui, Novanto kala itu menaiki mobil Toyota Fortuner dengan pelat nomor B 1732 ZLQ.
Saat Setya Novanto berada di rumah sakit (RS), tiba-tiba wartawan mendapatkan laporan dari TNI bahwa pengemudi tersebut adalah Hilman karyawan dari Metro TV.
Bahkan ada sebuah video yang memperlihatkan kejadian kecelakaan Setya Novanto, di situ tampak ada sosok Hilman dengan menggunakan baju berwarna cokelat.
"Terjadi kecelakaan tunggal jenis kendaraan Fortuner no pol B 1732 ZLQ dengan pengemudi atas nama Hilman, karyawan Metro TV (data lengkap tidak bersedia diminta)," tulis laporan dari TNI ini.
Sesaat berselang awak media pun mendapatkan informasi, bahwa Hilman diduga menyembunyikan Setya Novanto di apartemen Kedoya Elok saat sedang diburu oleh KPK. Disinyalir apartemen tersebut adalah pemberian dari Setya Novanto.
Lantas apakah benar, bahwa Hilman adalah orang yang dimaksud oleh Fredrich Yunadi ini. Tamu tidak dikenal yang membawa Setya Novanto.
JawaPos.com pun mengonfirmasi ke ponsel Hilman. Namun sayang, hingga saat ini yang bersangkutan belum bisa dikonfirmasi.
Ikuti terus perkembangan berita ini di:

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
