Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Oktober 2017 | 05.20 WIB

Proyek LRT Baru 22 Persen, Pemerintah Butuh Tambahan Anggaran

Pembangunan Proyek LRT di salah satu ruas jalan di Jakarta. - Image

Pembangunan Proyek LRT di salah satu ruas jalan di Jakarta.

JawaPos.com - Perkembangan pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) rute Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi hingga saat ini sudah mencapai 22 persen.


Proyek yang dimulai sejak September 2015 lalu itu dilaporkan telah menghabiskan anggaran Rp 5 triliun sampai saat ini.


Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero), Budi Harto.


"Progres sampai saat ini sudah 22 persen. Dana yang sudah terpakai itu Rp 5 triliun," kata dia di Plaza Mandiri, Jakarta.


Disebutkan, perusahaan plat merah itu masih membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp 2 triliun. Anggaran itu akan dioptimalkan untuk tambahan pembangunan hingga 13 persen dari proyek yang sudah ada.


"Uang sampai akhir tahun nanti kita akan habiskan totalnya Rp 7 triliun. Dananya dari dana sendiri dan (pinjaman) perbankan," tuturnya.


Sekedar informasi, perkembangan LRT pada Agustus lalu masih sebesar 18 persen. Adapun rincian masing-masing pembangunan yakni, Cawang-Cibubur sebesar 36,25 persen, Cawang-Bekasi Timur sebesar 19,74 persen, dan Cawang-Dukuh Atas mencapai 4,17 persen.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore