
Jonru Ginting
JawaPos.com - Praktisi media sosial Jonru Ginting tengah menjadi sorotan usai perdebatannya dengan politikus Partai NasDem akbar Faisal di sebuah acara stasiun televisi swasta. Entah ada kaitannya atau tidak, di acara itu Akbar meminta agar polisi memproses Jonru. Tiba-tiba, pada Kamis (31/8) Jonru harus menghadapi proses hukum lantaran dilaporkan seorang pengacara ke Polda Metro Jaya.
Laporan itu buntut dari sejumlah unggahan kontroversial Jonru di akun Facebook miliknya. Dia dituding melakukan ujaran kebencian. Namun, Jonru tampak santai menghadapi laporan tersebut.
Melalui akun media sosial pribadinya itu, Jonru mengaku siap menghadapi proses hukum. Dia sesumbar karena didukung pengacara papan atas yang siap membelanya. "Alhamdulillah, sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya," tulis Jonru, Jumat (1/9).
Namun sebelum itu, Jonru sempat menyinggung pihak-pihak yang semangat untuk mempolisikannya. Pihak itu disebutnya dengan 'Bani Cebong Kecele'.
"BANI CEBONG KECELE. Mereka udah semangat banget ingin mempolisikan Jonru. Sampai-sampai semua media afiliasi mereka, termasuk buzzer-buzzer bayaran mereka, dengan penuh semangat menulis berita yang isinya nakut-nakuti saya, bahwa saya akan dipenjara," tulis dia di akun Facebooknya dua hari lalu.
Di postingan yang sama, Jonru menyertakan sebuah foto berisikan berita tentang Presiden Joko Widodo yang enggan menanggapi pernyataannya. Adapun pernyataan Jonru terkait pengakuannya di acara televisi swasta tersebut soal dia yang menulis bahwa orang tua Jokowi tidak jelas asal usulnya.
Dia meninta agar pihak-pihak yang bereaksi keras atas pernyataannya untuk mengikuti perintah Jokowi. "Kalau Jokowi, Sang Junjungan Ente itu sudah menganggap bahwa Jonru gak perlu diurus, jadi ngapain kalian masih sibuk aja ngurusin Jonru? Kurang kerjaan atau gimana Bong? Apa perlu saya kasih kerjaan nguras air jamban?" sebutnya.
Ya, jika dilihat dari sejumlah postingannya, Jonru tampak tidak suka dengan kepemimpinan Jokowi dan kebijakannya. Dia kerap mengkritik tindakan Presiden Jokowi.
Misalnya, ketika Presiden Jokowi yang enggan menemui petani gula saat melakukan aksi demo di Jakarta. Padahal, kata dia, Jokowi beberapa hari sebelumnya meluangkan waktu untuk bertemu dengan para pegiat medsos yang mendukungnya.
"Katanya #SayaPancasila #NKRIhargamati. Namun perekonomian pribumi makin disingkirkan, dan produk-produk asing semakin merajalela di Indonesia," kritik Jonru.
Kata dia, mungkin impor gula itu bagian dari konsekuensi utang kepada Tiongkok yang jumlahnya sangat besar. Lilitan hutang yang sangat memberatkan itu pun membuat Tiongkok itu dengan sangat leluasa mengendalikan perekonomian dan bebas mengekspor ke Indonesia.
Situasi dan kondisi seperti itulah yang selama ini menjadi keprihatinan. Membuat Jonru lantas merasa bisa bersuara kritis terhadap pemerintah setiap hari.
"Anehnya, Para Bani Cebong, termasuk pasukan mereka, gerombolan SARACEN yang berprofesi sebagai PELACUR SOSMED pun, terus menjual diri kepada aseng dan aseng, menjilat-jilat bokong mereka demi beberapa lembar rupiah, tidak peduli bahwa mereka sedang menjadi bagian dari PENJUAL NKRI," pungkas Jonru.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
