Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 Agustus 2017 | 01.37 WIB

Ditanya Kasus Pendahulunya, Plt Dirjen Hubla Ngaku Ngak Paham Mafia

Mantan Dirjen Hubla  Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono - Image

Mantan Dirjen Hubla Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat ini tengah mengusut dugaan penerimaan gratifikasi oleh mantan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono terkait pekerjaan pengerukan di Pelabuhan Tanjung Emas.


Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut Bay Mokhamad Hasani memilih tak banyak bicara. Menurutnya itu sudah menjadi ranah KPK untuk memberi keterangan lebih jauh.


"Saya enggak komentari tentang pengerukan itu, karena kasusnya kaitannya dengan ranah KPK," ujarnya di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Senin (28/8).


Selain itu, Bay juga mengelak tentang banyaknya mafia dalam lingkungan perhubungan laut. Dia mengaku tidak mengerti mafia apa yang dimaksud.


Padahal, dalam dua tahun terakhir ini KPK dan tim saber pungli sudah menangkap dua pejabat eselon I perhubungan laut. Kondisi tersebut menunjukkan betapa 'basahnya' sektor perhubungan laut dalam menggemukan pundi-pundi pribadi.


"Termasuk dengan mafia hubla, saya tidak mengerti yang dimaksud mafia seperti apa, " tandasnya. (cr4/hana)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore