Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 20 Agustus 2017 | 23.45 WIB

Korban First Travel Ancam Gelar Aksi, Polisi Bilang Gini

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - Image

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

JawaPos.com - Aksi penipuan dan penggelapan dana yang dilakukan penyedia jasa umrah First Travel, menyebabkan puluhan ribu orang merugi. Bahkan korban yang uangnya tak kunjung dikembalikan atau diberangkatkan, mengancam menggelar aksi demo.


Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto berharap korban ini bisa menahan diri. "Kami harapkan mereka (korban) sabar dulu. Ini sedang ditangani Polri dan ini kan perlu waktu dan proses," kata dia di Polda Metro Jaya, Minggu (20/8).


Kepada puluhan ribu jamaah yang belum berangkat atau uang tak kembali, dia meminta agar bersabar. Pasalnya, penyidik sedang mencari fakta dan aset pelaku yang bisa disita di lapangan.


"Tapi nyatanya di lapangan aset yang ditemukan penyidik baru sebatas itu. Kemarin kami juga sudah membuka posko pengaduan. Dan ternyata makin banyak yang melapor dan banyak yang selama ini belum terdata," papar dia.


Untuk aset sendiri, kata Setyo, yang telah disita ada yang bergerak dan tidak bergerak. "Ada rumah dan kantor sudah kami amankan. Termasuk rumah di Kebagusan, kemarin kami datangi tapi rumahnya kosong. Ada beberapa mobil juga," tambahnya.


Diketahui, di kasus ini penyidik telah memeriksa 32 saksi dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Mereka adalah Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan selaku pasangan suami istri. Lalu ada Kiki Hasibuan yang merupakan adik dari Anniesa.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore