
Juru bicara KPK Febri Diansyah
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut Direktur PT Biomorf Lone LLC, bukan merupakan saksi kunci dalam perkara dugaan korupsi terkait proyek pengadaan e-KTP Tahun Anggaran 2011-2012. KPK menegaskan tidak pernah menyebut istilah saksi kunci terhadap seseorang yang mengetahui suatu kasus, termasuk kasus e-KTP.
"Bagi KPK sebenarnya kami tidak pernah menyebut istilah tersebut (saksi kunci), karena saksi-saksi yang kita periksa di persidangan (e-KTP) ada sekitar 110," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di kantornya, Senin (14/8).
Johannes Marliem dikabarkan tewas di kediamannya di kawasan Los Angeles, Amerika Serikat pada 11 Agustua lalu. Media asing mengabarkan Marliem tewas setelah bunuh diri di rumahnya.
Johannes Marliem merupakan penyedia alat pengenal sidik jari atau automated fingerprint identification system (AFIS) ke konsorsium penggarap proyek e-KTP, yakni PNRI, yang dibentuk pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Dia memang sudah dua kali diperiksa penyidik KPK. Johannes sempat mengklaim memiliki bukti rekaman pembahasan proyek yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun itu.
Namun, Marliem tak pernah dihadirkan sebagai saksi dalam sidang dua terdakwa e-KTP, Irman dan Sugiharto. Selain itu, keterangan Johannes juga tak digunakan dalam penyidikan kasus e-KTP untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.
"Dari 100-an saksi itu juga tidak ada nama Johannes Marliem yang saya amati di sana," papar Febri.
Soal rekaman terkait pembahasan selama perencanaan proyek senilai Rp5,9 triliun yang dimiliki Johannes, Febri belum mengetahui apakah sudah diterima penyidik KPK atau belum. Menurut Febri, sejauh ini pihaknya sudah memiliki bukti kuat, sampai penetapan tersangka kelima kasus e-KTP.
"Kalau pun nanti ada bukti-bukti lain, dalam proses penyidikan dibuktikan dan itu memperkuat tentu lebih baik," ujarnya.
Febri menambahkan, sampai saat ini KPK belum menerima informasi yang pasti soal penyebab kematian Johannes.
"Kami tentu menunggu juga informasi resmi dari otoritas setempat, soal penyebab dia meninggal. Jadi lebih baik kita menunggu informasi resmi dari sana," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
