
Aktifis HTI
JawaPos.com - Meski telah resmi dibubarkan oleh pemerintah, Hizbut Tahrir Indonesia tetap melakukan aktivitas dakwah. Namun setiap kegiatan dakwah HTI akan dipantau oleh Polri.
"Nanti kami ikuti, kalau dakwahnya mengenai masalah politik, mengatakan anti-Pancasila dan NKRI, maka kami tindak," tegas Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (24/7).
Namun penindakan tak begitu saja dilakukan. Polri kata dia akan melihat sejauh mana ancaman dari dakwah HTI itu. "Kami lihat konteksnya, enggak serta merta dibubarkan begitu saja," tambah dia.
Dia menegaskan bahwa perppu pembubaran ormas ini melindungi eksistensi negara. Dia juga membantah bila perppu ini adalah bentuk kriminalisasi umat muslim.
"Sekarang ditanya ke masyarkat, senang enggak ada sekelompok masyarkat yang seperti polisi. Tangkap orang, memberhentikan orang begitu saja pasti akan protes. Sementara mereka (ormas) tidak dilatih dan tidak diberi kewenangan yang sama dengan polisi," papar dia.
"Tapi dia dengan hanya menggunakan seragam yang bisa dibeli di Pasar Senen sana bisa menangkap orang. Boleh enggak? Itu sangat tidak adil," sambung dia.
Jadi perppu ini kata dia untuk melindungi negara dan bangsa dari orang-orang yang bersikap seenaknya saja. Sebelumnya Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang - Undang (Perppu) 2/2017 tentang Pembubaran Ormas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
