
suasana setelah mapolda sumut diserang teroris
JawaPos.com - Dari hasil pendalaman polisi, satu terduga penyerangan Mapolda Sumut, Syawaluddin Pakpahan (SP) pernah pergi ke Suriah pada 2013 silam.
“Salah satu tersangka yang masih hidup (SP) pernah ke Suriah. Disana ia tinggal selama enam bulan, lalu kembali ke Indonesia,” sebut Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Rina Sari Ginting, Selasa (25/6).
Namun, Rina mengaku masih mendalami kegiatan yang dilakukan yang bersangkutan selama berada di Suriah.
“Dari dokumen yang ditemukan di kediaman SP, diduga dia tergabung dalam JAD (Jamaah Ansharut Daulah) yang afiliasinya ke ISIS,” cetus Rina.
Sebelumnya, polisi menyita bendera kelompok ISIS dalam penggeledahan yang dilakukan di rumah terduga teroris penyerang Mapolda Sumut, Jalan Pelajar Ujung Gang Kecil Medan.
Selain bendera, polisi menyita foto pimpinan ISIS Abu Bakar Al-Baghdadi di rumah tersangka SP. Selanjutnya, buku tulis tentang ISIS, VCD, laptop, komputer, dan parang. (fir/dms/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
