
Kepala BNN Komjen Budi Waseso saat rilis kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Narkotika di Kantor BNN, beberapa waktu lalu.
JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti kasus narkoba berupa sabu-sabu sebanyak 28,7 kg dan ekstasi 167 butir.
Kepala BNN Komjen Budi Waseso menerangkan, pemusnahan ini adalah yang keenam di 2017 ini. Sengaja BNN memusnahkan narkoba ini agar tak ada lagi persepsi miring bila setelah ditangkap, maka narkoba akan disalahgunakan petugas.
“Karena ternyata masih ada masyarakat yang pertanyakan barbuk kemana ini. Oleh sebab itu, kita menggelar pemusnahan narkotika ini secara terbuka," kata pria yang karib disapa Buwas di kantornya, Kamis (15/6).
Barang bukti ini berasal dari tiga kasus berbeda. Pertama merupakan paket kiriman sabu Tltujuan NTB yang digagalkan petugas BNNP Kalbar mendapatkan informasi tentang temuan paket berisi narkotika jenis sabu.
Lalu, petugas membekuk WEN (48), selaku pemesan sabu pada 29 April 2017. Selain itu petugas juga menangkap pelaku lainnya yakni, HER, AR, BUR, HAM. Dari kasus ini, petugas menyita sabu seberat 1.515,3 gram.
Kasus kedua, peredaran sabu dan ekstasi di Bekasi.Pada tanggal 6 Mei 2017, petugas BNN berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial NY (36) di Perumahan Harapan Indah Cluster Taman Sari, Kabupaten Bekasi. Dari tangan NY, petugas menyita sabu seberat 337 gram, dan ekstasi sebanyak 173 butir.
Ketiga, pengungkapan sabu Dalam kotak pendingin ikan laut jaringan sindikat narkotika internasional Malaysia-Aceh dan Medan, dengan barang bukti sabu seberat 26.972 gram. Lima orang tersangka berhasil dibekuk pada 14 Mei 2017 lalu, yaitu SU (38) dan WA (35) di Jalan Gatot Subroto, Sumatera Utara.
Dari tangan kedua pelaku ini, petugas menyita sabu seberat 26.972 gram yang dikemas dalam bungkus plastik teh Tiongkok yang dimasukan dalam kotak fiber hijau pendingin ikan laut. Sabu tersebut diletakan di bawah batu es.
“Kami juga tangkap AM (30) di rumah kos di Jalan Sei Bilah No.12 Babura Sunggal Medan, Sumatera Utara. Lalu ada juga Togiman alias Toge dan Thomson Hutabarat, yang merupakan napi LP Tanjung Gusta dan berperan sebagai pengendali jaringan,” tukas mantan Kapolres Palangka Raya ini. (elf/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022