
Ketua DPR Setya Novanto.
JawaPos.com - Direktur Penegakan Hukum Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Dadang Suwarna mengaku pernah akan dikenalkan ke Ketua DPR Setya Novanto oleh anak buahnya, Kasubdit Bukti Permulaan Ditjen Pajak Handang Soekarno.
Saat itu, Dadang juga diketahui tengah mencalonkan diri sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal itu diakui Dadang saat menjadi saksi dalam sidang perkara suap pejabat pajak terkait pengurusan masalah pajak PT EK Prima Ekspor Indonesia dengan terdakwa Handang Soekarno, Rabu (10/5).
"Waktu pertemuan di Bandung, waktu rapat di Bandung, beliau (Handang) menawarkan saya akan memperkenalkan kepada ketua DPR. Saat itu kita akan membahas UU KUP (Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan)" kata Dadang di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Menurut Dadang, Handang mengetahui pencalonannya sebagai anggota BPK. Karena itu, Handang berniat mengenalkan Dadang kepada Setya Novanto.
Meski demikian, Dadang mengklaim batal berkenalan dengan Novanto. "Waktu itu saya bilang saya enggak perlu ketemu Pak Setya Novanto. Karena kebetulan saudara saya meninggal dunia dan saya ikut tahlilan. Saya telepon dia (Handang)" ujar Dadang.
Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa Handang Soekarno telah menerima suap sebesar USD 148.500 atau setara Rp 1,99 miliar dari Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair. Suap diberikan untuk membantu mempercepar penyelesaian permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP.
Sejumlah persoalan pajak PT EKP antara lain pengembalian kelebihan pembayaran pajak (restitusi), dan surat tagihan pajak dan pertambahan nilai (STP PPN).
Kemudian, masalah penolakan pengampunan pajak (tax amnesty), pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP) dan pemeriksaan bukti permulaan pada Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Kalibata dan Kantor Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus. Uang sebesar Rp 1,9 miliar itu baru sebagian pemberian dari yang dijanjikan Rajamohanan kepada Handang yaitu sebesar Rp 6 miliar. (put/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
