
Anas Urbaningrum
JawaPos.com - Pengakuan Mantan Ketua KPK Antasari Azhar yang menjadi korban kriminalisasi Presiden ke-6 dianggap menjadi momentum bagi Anas Urbaningrum mengungkap hal serupa. Seperti Antasari, Anas juga menjadi korban kriminalisasi ketua umum Partai Demokrat itu.
Melalui loyalisnya I Gede Pasek Suardia, Anas menginginkan SBY mengakui perlakuannya itu. Mulai dari ancam melalui pesan singkat pasca Musyawarah Daerah di Sulawesi Utara, hingga Anas ditersangkakan korupsi kasus Hambalang.
"Mumpung Pak Antasari sudah mengangkat soal kriminalisasi, Mas Anas mengingatkan lagi bahwa bukan hanya Pak Antasari, Mas Anas Urbaningrum juga," ujar Pasek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/2).
Anas katanya merasa tidak terima dengan hukuman penjara 19 tahun yang dijalaninya saat ini. Dia lantas meminta kesaksian di persidangan kasus korupsi hambalang itu dibuka kembali untuk membuktikan ada kriminalisasi yang dilakukaan SBY.
"Siap diuji semua dokumen-dokumen persidangan, semua saksi-saksi dibuka. Kalau memang mau dilakukan eksaminasi terhadap kasus beliau (Anas) silakan, dibuka semua dan dicarikan tim pencari fakta, wajar atau tidak," tutur Pasek.
Kata dia, Anas merasa menjadi target hukuman yang mematikan hak politiknya sebagai anak muda bangsa. "Saya dipaksa mati muda akibat persoalan dalam internal partai," sebut Pasek menirukan perkataan Anas. Untuk itu, Anas berharap SBY segera meminta maaf agar karma tidak menimpanya. "Ini kata beliau (Anas) ya, karma itu nyata, hanya soal waktu," sebut senator asal Bali itu.
Anas, lanjut mantan wakil ketua umum Partai Demokrat itu, juga menyampaikan agar tidak ada lagi korban selanjutnya. "Hati-hati jangan sampai ada korban selanjutnya lagi. Saya kira itu mungkin dari saya dulu," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
