
Ilustrasi
JawaPos.com - Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) buka suara terkait pendanaan aksi 411 dan 212 tahun lalu. Usai diperiksa penyidik, kemarin (10/2), Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir mengatakan bahwa total duit yang terkumpul dari Yayasan Keadilan Untuk Semua (Justice For All) sekitar Rp 3 miliar.
"Yang dari saya, cuma Rp 3 miliar. Belum terpakai semua, kita rawat betul dana itu," ungkap Bachtiar usai menjalani pemeriksaan di kantor sementara Bareskrim, gedung KKP, Gambir.
Menurut Bachtiar, dana hasil penggalangan umat itu tergolong kecil. Apalagi jika dibandingkan dengan dana kampanye atau kegiatan politik lainnya.
"Dibanding dana politik, (dana) untuk merawat massa sebanyak itu, terlalu kecil," timpal Bachtiar.
Dana tersebut, lanjutnya, digunakan untuk kegiatan aksi 411 dan 212. Khususnya untuk keperluan konsumsi dan biaya operasional lainnya.
"Alhamdulillah dana dipakai untuk konsumsi, untuk yang datang unjuk rasa. Untuk korban-korban yang luka di aksi 411. Kemudian untuk informasi, pasang spanduk, baliho, operasional," paparnya.
Bachtiar juga mengakui ada kelebihan dana dari total biaya operasional tersebut. Namun, sebagian besar dana yang ada, disumbangkan untuk keperluan umat yang sedang dilanda musibah. Korban gempa di Pidie Jaya, Aceh dan banjir bandang di Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. "Kita sumbangkan juga Rp 500 juta ke Aceh dan Rp 200 juta untuk korban di Sumbawa. Jadi dananya untuk umat lagi," pungkasnya.
Seperti diketahui, Bachtiar diperiksa penyidik terkait dugaan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Yayasan Justice For All. Pasalnya, yayasan tersebut terafiliasi sebagai pengelola dana untuk kegiatan GNPF-MUI di aksi 411 dan 212.(jar/rmol/mam/JPG)

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
