
Basuki Tjahaja Purnama
JawaPos.com - Ketua MUI Bidang Infokom Masduki Baidlowi mengaku, pihaknya masih sangsi dengan permintaan maaf yang disampaikan Basuki Thajaja Purnama alias Ahok. Sebab, gerakan yang berkaitan dengan pembenaran perlakuan kasar Ahok di pengadilan terhadap Ketua MUI Ma’ruf Amin masih begitu masif di media sosial.
"Supaya klir saja. Jangan di satu pihak ada minta maaf, tapi di sisi lain ada perang social media yang nuansa politisnya sangat kuat," ujar Masduki.
Dia menuturkan, tindakan terhadap KH Ma'ruf Amin itu sudah menyakiti hati para ulama NU dan MUI. "Umat Islam semuanya menjadi resah akibat kejadian kemarin itu," tegas dia.
Sementara itu, dukungan untuk Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin terus berdatangan. Kemarin (2/2), sejak pagi hingga menjelang sore, tamu datang silih berganti ke ruang kerjanya di lantai 2 kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta.
Dukungan tersebut, antara lain, datang dari Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan sejumlah ulama yang tergabung dalam Forum Peduli Bangsa. Seusai pertemuan tertutup sekitar sejam, Haedar menuturkan bahwa pihaknya ingin memberikan dukungan moril kepada KH Ma'ruf atas kejadian di pengadilan sekaligus menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin nilai-nilai kebangsaan terkoyak oleh tindak tanduk sebagian kecil orang.
"Jangan diganggu perangai satu-dua orang yang bikin gaduh negeri ini," tegas dia. Haedar tak menyebutkan sosok satu-dua orang yang membuat gaduh itu.
Dia juga menuturkan, pihaknya tidak ingin hanya karena satu perkara, masyarakat terpecah belah dan saling curiga. Padahal, peran ulama seperti KH Ma'ruf amat besar dalam menjaga keutuhan Indonesia. "Jasanya (ulama, Red) besar untuk bangsa dan negara ini. Tidak seberapa dibanding para pendatang baru tanpa prestasi apa-apa yang sudah bikin gaduh di republik ini," ujar Haedar.
Sekitar pukul 13.00 rombongan pimpinan DPD juga menemui KH Ma'ruf. Mereka berdiskusi secara tertutup hampir dua jam untuk menyampaikan dukungan kepada MUI, khususnya KH Ma'ruf.
Wakil Ketua DPD Farouk Muhammad menuturkan, inti pembicaraan dengan KH Ma'ruf terkait dengan upaya-upaya mencegah agar tidak timbul konflik horizontal. Dia juga meminta semua orang bisa menahan diri. "Jangan sampai ada yang merasa paling Pancasilais," ucap dia. (jun/sam/rya/c11/nw)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
