
TERSANGKA: Kades Hariyono (kiri pakai kerpus hitam) diperiksa kesehatannya setelah dikirim ke Mapolda Jatim pada Kamis malam lalu (1/10).
JawaPos.com SURABAYA – Penyidik Polda Jatim melarang keluarga para tersangka penganiayaan dan pembunuhan atas aktivis antitambang pasir di Lumajang, Salim Kancil dan Tosan, membesuk atau menjenguk mereka yang kini ditahan di Mapolda Jatim.
Keputusan tersebut diambil oleh polisi demi kepentingan pemeriksaan. Wakapolda Jatim Brigjen Pol Eddy Hariyanto mengatakan bahwa saat ini masih tahap pemeriksaan sehingga Polda Jatim melarang semua tersangka dijenguk oleh keluarga maupun kerabatnya.
”Takutnya, adanya kunjungan itu membuat keterangan tersangka akan berubah dan ada intervensi,” kata Eddy seperti yang dilansir Radar Surabaya (Jawa Pos Group), Sabtu (3/10).
Meskipun demikian, Eddy menuturkan belum bisa memperkirakan kapan keluarga maupun kerabat diizinkan menjenguk.
”Belum tahu waktunya kapan. Sampai pemeriksaan selesai, mereka (para tersangka, Red) baru boleh dijenguk. Yang pasti, semua tersangka dipindahkan ke Mapolda Jatim agar tidak ada intervensi dan memudahkan penyelidikan,” jelasnya.
Seperti diberitakan, 21 tersangka diboyong dari tahanan Polres Lumajang untuk dipindahkan ke sel Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim. Di antara para tersangka itu, ada Kades Selok AwarAwar, Lumajang, Hariyono. (sar/jay/awa/jpg)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
