
Ayah Alum, Jorge Langone dan Kekasihnya
JawaPos.com - Alum Langone Avalos tetap mendapat pendidikan kendati dalam pelarian ayahnya, Jorge Langone. Kendatipun, pendidikan yang didapat tidak lah formal.
Hal itu diungkap Sekretaris National Central Biro (NCB) Interpol Indonesia, Brigjen Pol Napoleon Bonaparte. Adapun dia kemarin menjemput Alum untuk dibawa ke Jakarta untuk menemui ibunya, Elizabeth Avalos.
"Di tasnya, ransel, kemarin ketemu banyak buku. Dia lah yang sebagai bapak memberi pelajaran ke si anak," ujarnya zaat menggelar konferensi pers bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Duta Besar Argentina Martin Costanzo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/2).
Napoleon mengatakan, Alum pun tampak seperti anak yang pintar. "Si anak ini jago dan lancar sekali bahasa Inggris dan ilmunya bagus sebagai seorang anak berumur tujuh tahun. Tapi sayangnya belajarnya tidak official, di sekolah," tutur dia.
Alum tidak mendapat pendidikan formal lantaran Ayahnya tampak tidak suka terikat. Itu terlihat dari cara hidupnya yang bebas.
"Bapaknya ini semi hippies, rambutnya gondrong, seniman, pemain gitar, dia bahkan tidak menyekolahkan anaknya ke sekolah," pungkas Napoleon.
Sekadar informasi, hampir delapan bulan Elizabeth Avalos mencari putrinya, Alum Langone Avalos. Warga negara Argentina itu terpisah dari putrinya yang baru berumur 7 tahun tersebut sejak 5 Juni 2017. Elizabeth, 27, mendapatkan informasi yang bisa dipercaya bahwa putri kesayangannya itu kini berada di Indonesia.
Dia menceritakan bahwa putrinya dibawa mantan suaminya, Jorge Langone, 41, yang juga berkebangsaan Argentina. Elizabeth dan Jorge sudah bercerai. Hak asuh anak diberikan oleh pengadilan kepada Elizabeth.
Jorge membawa Alum bersama seorang perempuan yang bernama Candela Soledad Gutierrez, 35. Akhirnya, Elizabeth melapor ke Kepolisian Argentina dan dikeluarkan lah yellow notice untuk alum dan red notice untuk Jorge dan Candela.
Selasa (6/2), akhirnya Alum ditemukan bersama ayahnya dan Candela di sebuah rumah makan di Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kondisinya, mereka tengah ditolong warga lantaran tidak lagi memegang uang.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
