
Barang bukti sabu yang berhasil diamankan petugas dari pelaku
JawaPos.com - 1,9 kilogram sabu yang berhasil diamankan oleh tim gabungan di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Selasa (9/1) rencananya akan dikirim ke daerah Jawa Timur.
Sabu yang dibawa oleh dua orang perempuan Almira, 21, dan Sarideh, 25, itu diketahui merupakan sabu dari Tiongkok.
Barang tersebut selanjutnya dibawa ke Malaysia yang kemudian diselundupkan ke Indonesia.
Sayangnya, belum sempat mengantarkan barang yang ditaksir senilai hampir Rp 2 miliar itu, tersangka berhasil ditangkap oleh petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) bersama Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean B Solo, Imigrasi, Polres Boyolali dan juga pihak terkait lainnya.
"Dilihat dari bentuknya seperti ini, ini barang dari Tiongkok. Karena negara itu merupakan pemasok terbesar ke Indonesia," terang Kepala BNNP Jateng, Brigjend Pol Tri Agus Heru kepada JawaPos.com, Rabu (10/1).
Tri menambahkan, dari pengakuan kedua tersangka, barang tersebut rencananya akan dikirim ke Jawa Timur melalui jalur darat. Nantinya, setibanya di bandara, barang itu akan diambil oleh seseorang yang sudah menunggu di bandara.
"Tetapi, orang yang berinisial CL ini sepertinya sudah melihat saat tersangka ditangkap, jadi dia langsung kabur. Tapi identitasnya sudah diketahui," katanya.
Kedua tersangka ini juga mengakui bahwa barang yang ia bawa dari Kualalumpur tersebut adalah narkoba jenis sabu-sabu. Hanya saja keduanya tidak ikut terlibat dalam pembungkusannya.
Mereka hanya diminta untuk mengantarkannya sampai ke Jawa Timur. Dan dijanjikan akan mendapatkan upah sebesar Rp 30 juta jika barang tersebut sudah sampai kepada penerima.
"Yang memberikan upah itu RZ yang ada di Kualalumpur, dan yang membungkus sabu-sabunya juga RZ," katanya.
Tri menambahkan, sabu-sabu tersebut dibungkus di bagian paling bawah di dalam kardus. Sabu diberikan perekat agar tidak bergeser-geser. Sementara, di bagian atasnya diletakkan sejumlah perlengkapan milik tersangka. Seperti sendal, sikat gigi, baju, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
