
Bupati Pati, Sudewo tiba di gedung KPK usai terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah menetapkan status hukum terhadap sejumlah pihak yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT), di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara atas operasi senyap tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya Bupati Pati Sudewo.
“Ada empat tersangka. Bupati dan kawan-kawan,” kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya, Senin (20/1).
Sementara itu, juru bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa delapan orang yang diamankan dalam OTT tersebut telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (20/1) pagi.
“Pagi ini, delapan orang yang diamankan sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih, yakni Bupati Pati, dua camat, tiga kepala desa, serta dua calon perangkat desa,” ujar Budi.
Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik KPK dalam batas waktu 1x24 jam. KPK akan mengumumkan secara resmi penetapan tersangka dalam konferensi pers sore ini.
“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Nanti akan kami sampaikan status hukum dari para pihak yang diamankan,” ucapnya.
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai miliaran rupiah. Uang tersebut diduga kuat berkaitan dengan praktik korupsi dalam proses pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
“Tim mengamankan sejumlah uang dalam bentuk rupiah dengan nilai miliaran rupiah. Detailnya akan kami sampaikan kemudian,” tutur Budi.
Ia menambahkan, dugaan korupsi tersebut terkait jual beli jabatan, khususnya di tingkat pemerintahan desa. Jabatan yang diduga diperjualbelikan antara lain kepala urusan (kaur), kepala seksi (kasi), hingga sekretaris desa (sekdes).
“Ini berkaitan dengan penerimaan-penerimaan oleh Bupati Pati dalam proses pengisian jabatan di lingkungan pemerintah desa,” imbuhnya.
Diketahui, KPK menangkap Bupati Pati Sudewo dalam OTT yang digelar di wilayah Pati, Jawa Tengah, pada Senin (19/1). Usai ditangkap, Sudewo sempat menjalani pemeriksaan awal oleh tim penindakan KPK di Mapolres Kudus, Jawa Tengah.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
