Kasus pelecehan seksual oleh dokter umum di RS swasta Kota Malang membuat korban mengalami trauma. (Tangkapan layar instagram @qorry***)
JawaPos.com - Usai dokter di Bandung dan Garut, kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum dokter AY di Persada Hospital Kota Malang, belakangan ini ramai diperbincangkan publik.
Korban adalah warga asal Bandung berinisial QAR yang sempat berobat ke rumah sakit tersebut pada September 2022. Tak lama setelah ramai pemberitaan, Persada Hospital pun buka suara.
"Kami sangat prihatin dan sangat menyayangkan tuduhan tersebut (dugaan pelecehan seksual oleh oknum dokter AY)," ujar Supervisor Humas Persada Hospital Sylvia Kitty dalam sesi konferensi pers, Jumat (18/4).
Meski begitu, Ia menegaskan tak menoleransi pelanggaran etik apa pun. Bahkan, oknum dokter AY telah dinonaktifkan dari pelayanan rumah sakit, sambil menunggu proses hukum yang berjalan.
Ia menegaskan Persada Hospital tak menoleransi pelanggaran etik apa pun. Penanganan kasus ini dipastikan berlangsung serius, profesional, dan transparan demi menjaga integritas layanan rumah sakit.
"Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh pasien kami. Yang bersangkutan telah dinonaktifkan dari pelayanan rumah sakit, sambil menunggu proses hukum," imbuhnya.
Sementara itu, Sub Komite Etika dan Disiplin Profesi, Galih Endradita mengatakan bahwa Persada Hospital telah menggelar sidang etik disiplin tingkat internal dokter AY, terkait dugaan pelecehan seksual kepada pasiennya, QAR.
"Proses di tingkat internal kami (Persada Hospital) itu bertahap, kami sudah melakukan sidak etik disiplin. Misalnya kami dihubungi IDI wilayah, kami akan datang untuk menyampaikan penjelasan," tukas Galih.
Sebelumnya, kasus dugaan pelecehan oleh dokter di Kota Malang, mencuat setelah korban berinisial QAR mengungkapkan kisahnya di unggahan instagram pribadinya @qorry***. Saat itu, korban dirawat di Persada Hospital karena sinusitis dan vertigo berat.
"Bismillah, di sini aku beraniin buat speak up karena ramainya berita kasus-kasus dokter CBUL yang semakin marak. Semoga tidak ada korban selanjutnya, ini kejadian persis sebelum tragedi Stadion Kanjuruhan," tulisnya di caption, dikutip Sabtu (19/4).
Saat menjalani perawatan, QAR justru mendapat perlakuan tak mengenakkan dari oknum AY. Mulai dari spam chat, menyuruh buka baju berdalih cek jantung, hingga diduga mengambil gambar bagian dada korban.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022