Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan M. Arif Nuryanta ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan suap perkara ekspor CPO. (Kejagung)
JawaPos.com - Kasus dugaan penyuapan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan M. Arif Nuryatna, terungkap dari informasi saat menangani kasus penyuapan Ronald Tannur. Penyidik menemukan adanya informasi permainan kasus ekspor minyak sawit melalui bukti alat elektronik. Penyidik lantas mendalaminya hingga menangkap empat tersangka.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Harli Siregar menuturkan bahwa sebenarnya penyidik sudah merasa curiga saat hakim memutuskan onslag atau perbuatan yang dilakukan terdakwa terbukti, namun perbuatan tersebut bukan merupakan tindak pidana. "Penyidik setelah putusan onslag tentu menduga indikasi tidak baik. Tidak murni onslag itu," paparnya.
Namun, saat menangani perkara penyuapan hakim Ronald Tannur, juga terdapat informasi soal kasus penyuapan Ketua PN Jaksel M. Arif Nuryanta. "Ada informasi soal nama MS atau Marcella Santoso," terangnya.
Informasi itu didapatkan dari bukti alat elektronik. Namun, Harli enggan menyebutkan alat elektronik milik siapa yang memunculkan nama Marcella Santoso tersebut. "Kalau itu penyidik ya," ujarnya di Kejagung kemarin (13/4).
Saat ditanya apakah ada hubungan dengan Zarof Ricar (ZR), Harli menjelaskan bahwa tidak mengarah ke sana. Melainkan, fokus terhadap janji pemberian Rp 60 miliar untuk memberikan putusan onslag dalam perkara ekspor minyak sawit. "Bukan ke arah itu," ujarnya.
Penyidik juga semakin yakin setelah melakukan penggeledahan yang akhirnya menyita sejumlah uang dan aset. Uang dan aset itu diduga terhubung dengan suap putusan onslag perkara korupsi ekspor minyak sawit. Uang dan aset itu ditemukan di rumah Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) Wahyu Gunawan dan advokat Aryanto.
Abdul Qohar menuturkan bahwa pada Sabtu (12/4) penyidik melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah uang ditemukan di rumah tinggal Wahyu Gunawan di Villa Gading Indah, Jakarta Utara. "Uang dalam berbagai jenis mata uang asing," paparnya.
Yakni, uang dolar Singapura 40.000, USD 5.700, 200 yen dan Rp10.804.000. Selanjutnya, USD 3.400, USD 600, dan Rp 11.100.000. "Uang rupiah ditemukan atau diperoleh di dalam mobil milik WG," paparnya.
Selanjutnya, di rumah Aryanto ditemukan uang Rp 136.950.00. Tak hanya itu, disita pula satu buah amplop berwarna coklat yang berisi 65 lembar uang pecahan dolar Singapura yang setiap lembarnya seribu dollar singapura. Kemudian satu buah amplop warna putih yang berisi 72 lembar uang pecahan 100 dolar Amerika. Lalu, satu buah dompet berwarna hitam yang berisi 23 lembar uang pecahan 100 dolar Amerika. "Satu lembar uang pecahan,dolar Singapura nilainya 1.000," ujarnya.
Kemudian tiga lembar uang pecahan, dolar Singapura yaitu per lembarnya 50 dollar, 11 lembar uang pecahan dolar Singapura nilainya masing-masing 100, kemudian lima lembar uang pecahan dolar Singapura senilai 10 dollar, delapan lembar uang pecahan Singapura masing-masing 2 dolar, tujuh lembar uang pecahan rupiah Rp 100.000 per lembarnya, 235 lembar uang pecahan Rp100.000, 33 lembar uang pecahan Rp 50.000, tiga lembar uang pecahan ringgit masing-masih 50 ringgit, satu lembar uang pecahan ringgit 100, satu lembar uang pecahan ringgit yaitu nilainya 5 ringgit, dan satu lembar uang pecahan ringgit nilainya 1 ringgit
"Penyidik juga menyita satu unit mobil Ferrari, satu unit mobil Nissan GTR, satu unit mobil Mercedes-Benz, dan ada lagi satu unit mobil merk Lexus, ya kalau nggak salah Lexus," papar Qohar.
Dia mengatakan, petugas masih melanjutkan penggeledahan ke sejumlah lokasi lainnya. "Nanti setelah update akan diumumkan kembali hasil penggeledahan tersebut," tuturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022