Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Februari 2025 | 19.12 WIB

KPK Periksa Anggota DPR Fraksi Nasdem Satori dan Kepala Desa Panongan Cirebon Terkait Korupsi Dana CSR BI

Juru bicara KPK, Tessa Mahardika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com). - Image

Juru bicara KPK, Tessa Mahardika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com).

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan
terhadap Anggota DPR RI fraksi Partai Nasdem, Satori. Legislator Partai Nasdem itu diagendakan sebagai saksi kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) di Bank Indonesia (BI).
 
Selain Satori, KPK juga memanggil Kepala Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rusmini.
 
Juru bicara KPK Tessa Mahardika menyampaikan bahwa saat ini Satori telah hadir ke Gedung Merah Putih KPK. Satori tengah menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK.
 
"Hadir (Satori)," kata Tessa Mahardika dikonfirmasi, Selasa (18/2).
 
Dalam pengusutan kasus ini, penyidik KPK juga telah menggeledah rumah Satori, yang berlokasi di Cirebon, Jawa Barat beberapa waktu lalu. KPK berhasil mengamankan berbagai barang bukti dari lokasi penggeledahan.
 
Pemeriksaan Satori hari ini merupakan yang kedua kali, setelah diperiksa tim penyidik KPK, pada Jumat, 27 Desember 2024 lalu. Saat itu, Satori mengaku didalami soal program dana CSR BI di Komisi XI DPR. 
 
 
'Saya sudah mengikuti panggilan, dan saya jelaskan kooperatif saya apa adanya saya jelaskan berkaitan dengan kegiatan program CSR BI Anggota Komisi XI," ucap Satori saat itu.
Politikus Partai Nasdem itu mengaku dana CSR BI sudah mengalir ke yayasan. Namun, ia menampik ada aliran suap dari proses tersebut.
 
"Nggak ada," tegas Satori.
 
Dalam pengusutan kasus ini, KPK juga telah menggeledah kantor Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu. Dalam penggeledahan itu, KPK mengamankan berbagai barang bukti untuk melengkapi proses penyidikan.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak-pihak yang ditetakan sebagai tersangka diduga salah satunya Anggota DPR RI. Namun, KPK masih enggan mengungkapnya secara resmi.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore