
TERLACAK: Personel Divhubinter Polri saat menangkap Alice Gou di Tangerang, Banten, Selasa (3/9) malam. (DIVHUBINTER POLRI)
JawaPos.com - Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri berhasil menangkap buron Filipina sekaligus mantan Wali Kota Bamban Alice Guo di Tangerang, Banten, kemarin (4/9).
Alice diduga terlibat dalam sejumlah kasus seperti mata-mata, pencucian uang, kejahatan perdagangan manusia, serta penipuan berkedok kasino.
Alice mendapat sorotan yang besar di negara asalnya di tengah hubungan yang memburuk dengan Tiongkok akibat sengketa wilayah maritim. Alice dituding sebagai mata-mata Tiongkok yang juga diduga terlibat sejumlah kejahatan di Filipina.
Kadivhubinter Polri Irjen Krishna Murti menuturkan bahwa penangkapan terhadap buron Filipina berinisial AG itu dilakukan atas kerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Polresta Bandung. ’’Ini upaya membantu pemerintah Filipina. Sebuah kerja sama antara Indonesia dan Filipina,’’ paparnya dalam keterangan tertulis kemarin (4/9).
Lokasi tepat dan waktu penangkapan AG, lanjut dia, akan diinformasikan lebih lanjut. "Yang pasti, penangkapan benar dilakukan petugas. Lainnya menyusul ya," terang mantan direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tersebut.
Diharapkan, ada asas timbal balik dalam penangkapan terhadap AG. Dia mengatakan, pemerintah Filipina diharapkan untuk mengirimkan buron utama Badan Narkotika Nasional (BNN) bernama Gregor Haas. "Saat ini proses negosiasi belum tuntas," terangnya.
Alice Guo. (AFP)
Sementara itu, pengamat kepolisian Bambang Rukminto mengatakan, kerja sama Interpol di negara ASEAN memang sudah lama terjalin. Saling dukung dan sinergi untuk menangkap pelaku kejahatan antarnegara memang seharusnya terus dibangun. "Tentunya dengan saling memahami hukum di masing-masing negara," tegasnya.
Memang tidak mudah melacak keberadaan buron di luar negeri. Namun, di sisi lain, hal itu bisa diasumsikan belum ada keseriusan dari kepolisian untuk memberikan dorongan kepada Interpol di negara lain. "Agar memberi bantuan menangkap buron pelaku kejahatan di dalam negeri," terangnya.
Sebelum penangkapan Alice, Polri juga membantu sejumlah penangkapan buron lainnya. Misalnya, Chaowalit Thongduang. "Namun, buron Indonesia kok belum ada yang tertangkap seperti Fredy Pratama. Ini yang menjadi tanda tanya juga," paparnya.
Dia mengatakan, perlu langkah tegas untuk memastikan bahwa buron Indonesia ditangkap. Misalnya, melakukan tukar buron secara langsung. ’’Jangan kita duluan, belajar dari Fredy Pratama yang belum tertangkap juga oleh polisi Thailand sampai sekarang,’’ ujarnya. (idr/c7/bay)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
