
Ustad Abdul Somad
JawaPos.com - Kasus dugaan persekusi terhadap Ustad Abdul Somad (UAS) di Bali akhirnya mendapat tindak lanjut dari polisi. Bareskrim Polri berencana melimpahkan seluruh kasus ini ke Polda Bali. Hal itu diutarakan langsung Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri Kombes Pol Daddy Hartadi.
Menurut Daddy, pelimpahan ke Polda Bali ini sebagai upaya pemaksimalan penyidik dalam mengungkap kasus tersebut. Sebab, selama ini kasus dugaan persekusi UAS berjalan di dua tempat. "Kasus Abdul Somad kita rencanakan untuk dilimpahkan ke Polda Bali. Di sana progres penyelidikannya juga berjalan," ungkap Daddy di Bareskrim Polri, Jumat (4/5).
Daddy menuturkan, pertimbangan lain juga diambil karena Tempat Kejadian Perkara (TKP) terjadi di wilayah hukum Polda Bali. Begitu pula dengan saksi-saksi kejadian hampir keseluruhannya berada di pulau Dewata. "Selain itu, TKP dan saksi-saksi keseluruhannya juga di sana (Bali)," terang Daddy.
Lebih lanjut, Daddy mengatakan bahwa proses pelimpahan perkara ini sedang berjalan. Saat ini hanya tinggal menunggu tanda tangan Kabareskrim, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto. "Saat ini sedang proses menunggu tanda tangan," pungkas Daddy.
Sebagaimana diketahui, pada 9 Desember 2017, Ustad Abdul Somad diduga dipersekusi oleh oknum ormas Bali. Ustad lulusan Al-Azhar, Mesir, ini ketika itu hendak menjadi penceramah di acara tabliq akbar di pulau Dewata.
Namun tiba-tiba sekelompok massa mendatangi hotel tempat menginap Ustad Somad. Mereka menyebut Ustad asal Riau ini tidak NKRI, bahkan massa terlihat ada yang membawa senjata tajam saat melakukan aksi.
Buntut dari kejadian ini, Lembaga Masyarakat adat melayu Riau dan koalisi masyarakat Islam, melaporkan 10 orang anggota dari ormas Bali dan 1 anggota DPD Bali ke Bareksrim Polri dan Polda Bali.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
