Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Juni 2024 | 14.05 WIB

Masih Dikejar Polisi, Buron Kasus Penganiayaan Bos Rental di Pati Kabur ke Hutan

Ilustrasi tahanan kasus rudapaksa. Polisi menangkap dan menahan seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diduga merudapaksa keluarga pasien. - Image

Ilustrasi tahanan kasus rudapaksa. Polisi menangkap dan menahan seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Padjadjaran (Unpad) yang diduga merudapaksa keluarga pasien.

JawaPos.com–Polda Jawa Tengah beserta jajaran masih melakukan pengejaran kepada para pelaku penganiayaan bos rental mobil di Pati. Para pelaku diduga kabur ke dalam hutan setelah kasus itu ramai di media sosial.

”Iya memang kan rata-rata anggota itu sudah ke rumahnya. Kan kita sudah tahu rumahnya, orangnya ya kan didatangi. Dia (terduga pelaku) masuk ke kebun-kebun, hutan sana,” kata Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombespol Stefanus Satake Bayu Setianto kepada wartawan, Senin (17/6).

Polisi sejauh ini mengidentifikasi 10 pelaku. Belum lama ini, seorang pelaku yang kabur ke hutan ditangkap saat hendak pulang ke rumah.

”Yang kemarin ketangkap itu kan ada yang mau pulang itu, mau makan atau apa itu pulangnya malam,” jelas Stefanus Satake Bayu Setianto.

Sebelumnya, pemilik rental mobil berinisial BH, 52, tewas setelah dihajar massa lantaran dikira maling alias pencuri mobil. Potongan video dari kejadian tersebut kemudian tersebar di media sosial dan grup WhatsApp, hingga menjadi viral. 

Kasatreskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin mengatakan, kejadian itu bermula saat empat orang pemilik rental mobil, yakni BH, 52, warga Jakarta; SH, 38, warga Jakarta; KB, 50, warga Tegal; dan S, 30, warga Jakarta Timur pergi ke Pati.

Mereka ke Pati dengan maksud untuk mengambil mobil rental milik BH yang disewa seseorang. Mereka mendeteksi mobil rental itu berada di wilayah Sukolilo, Pati.

”Para korban berangkat dari Jakarta ke Pati karena diajak korban BH untuk mengambil rental. Menurut mereka, posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo,” kata Alfan, Jumat (7/6).

Benar saja, sampai lokasi tersebut mereka menemukan mobil rental yang tengah dicari. Mereka pun bermaksud membawa pulang mobil itu, dengan menggunakan kunci cadangan yang dibawa.

Namun, saat pemilik rental mobil itu tengah berusaha membawa mobilnya, ada warga yang melihat dan menduga mereka adalah komplotan pencuri. Warga pun langsung berteriak maling dengan menunjuk empat orang tersebut. Nahas, pemilik rental mobil itu malah dikeroyok hingga babak belur.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore