
Hotman Paris, penasihat hukum Teddy Minahasa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat, Kamis (23/2/2023). (FOTO: TAZKIA ROYYAN HIKMATIAR/JAWAPOS.COM)
JawaPos.com - Kuasa Hukum Teddy Minahasa, Hotman Paris Hutapea mengaku banyak pihak yang memintanya untuk mundur sebagai pengacara dari eks Kapolda Sumatera Barat yang menjadi terdakwa kasus peredaran narkotika itu.
"Yang pertama adalah yang meminta saya agar mundur secara sopan dan itu saya mengatakan terima kasih, tapi saya tetap secara profesional akan membela klien saya," kata Hotman kepada wartawan, Kamis (30/3).
Apalagi, menurut pengalamannya, Hotman menyebut bahwa putusan di Pengadilan Negeri (PN) biasanya besar dipengaruhi oleh opini publik yang berkembang.
"Biasanya di tingkat pengadilan negeri tekanan publik itu sangat besar," ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/3).
"Jadi biasanya selama ini analisa saya sudah berpuluh tahun sebagai pengacara, majelis hakim tingkat pengadilan negeri cenderung untuk mengikuti opini publik. Apalagi kalau perkara narkoba," imbuhnya.
Namun begitu, Hotman. enggan menyebut bahwa dengan begitu rerata putusan hakim pengadilan negeri akan tidak objektif karena hal itu.
"Saya tidak mengatakan tidak objektif, tapi hakim adalah manusia. Ddalam sebuah perkara, opini publik sangat berpengaruh. Itu aja. Apalagi ini narkoba," tegasnya.
"Jadi di tingkat pengadilan negeri itu paling sering terjadi. Makanya banyak kasus itu berubah di tingkat banding, kasasi, PK. begitu, loh," pungkas Hotman.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
