Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 Februari 2021 | 20.12 WIB

Kompol Yuni Pesta Narkoba, DPR: Memalukan dan Menampar Citra Polisi

Kapolsek  Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa) - Image

Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi. (Istimewa)

Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR Pangeran Khaerul Saleh meyoroti kasus ditangkapnya Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Astana Anyar, bersama dengan polisi yang lain saat berpesta narkoba di sebuah hotel di kawasan Bandung, Jawa Barat. Pangeran mengatakan ditangkapnya Kompol Yuni bersama anggota polisi lainnya telah memalukan institusi Korps Bhayangkara tersebut.

"Kejadian ini sangatlah memalukan dan menampar nama baik korps kepolisian karena terjadi saat polisi sedang berbenah memperbaiki citra kepolisian di masyarakat," ujar Pangeran kepada wartawan, Jumat (19/2).

Pangeran menambahkan, pesta narkoba tersebut sangat berbanding terbalik dengan istitusi Polri yang gencar melakukan razia terhadap peredaran barang terlarang di Indonesia ini. "Juga saat negara kita berada pada kondisi darurat narkoba dan sedang giat-giatnya memerangi narkoba," katanya.

Baca juga: Gunakan Narkoba, Kompol Yuni Purwanti Contoh Buruk Bagi Masyarakat

Oleh sebab itu, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengharapkan Polri bertindak tegas kepada aparatnya yang terlibat narkoba sesuai dengan UU nomor 22 tahun 1997 tentang narkoba.

"Kita lihat saja perkembangannya sejauh mana keterlibatan anggota polisi tersebut dan mari kita mengawal kasus ini," ungkapnya.

Pangeran berujar pihak kepolisian juga perlu transparan mengenai pesta narkoba yang melibatkan anggota kepolisian ini. Sehingga publik bisa mengetahuinya.

"Berharap kepolisian bisa secara transparan menyampaikan perkembangannya kepada publik agar kepercayaan masyarakat kepada kepolisian semakin baik," pungkasnya.

Seperti diketahui, Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar mengamankan belasan anggota Polsek Astana Anyar yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. Ihwal adanya keterlibatan anggota ini berawal dari adanya salah satu anggota yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

Propam Polda Jawa Barat kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya menemukan keterlibatan anggota lainnya, termasuk Kapolsek Astana Anyar, Kompol Yuni.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=gM94TR5KhcU

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore