Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2020 | 12.56 WIB

Pilot Helikopter Bubarkan Pendemo, Kapolri: Kalau Boleh Saya Tempeleng

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Anggota Komisi III DPR RI menyoroti pembubaran aksi demonstrasi mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara. Para mahasiswa dibubarkan dengan menggunakan helikopter. Akibat kejadian itu, anggota kepolisian yang membawa helikopter langsung diperiksa Propam Polri.

“Pilotnya itu udah saya tindak itu dan diperiksa sama Propam,” kata Idham saat rapat kerja virtual dengan Komisi III pada Rabu (30/9).

Jenderal bintang empat itu menegaskan Polda Sulawesi Tenggara tidak pernah memberikan instruksi kepada pilot dan kru helikopter untuk membubarkan pendemo memakai helikopter. Idham menegaskan tidak ada Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan helikopter untuk bubarkan pendemo. “Itu ngarang-ngarang aja, tidak ada SOP itu di udara, yang di Kendari,” tegas Idham seperti dikutip PojokSatu.id (Jawa Pos Group), Rabu (30/9).

Idham geram dengan tindakan yang diambil pilot bersama kru helikopter yang menurunkan ketinggian helikopter untuk membubarkan mahasiswa yang sedang berunjuk rasa.


Idham gregetan ingin tempeleng pilot helikopter tersebut. Namun tindakan seperti itu sudah tidak dibolehkan, sehingga dia menyerahkan penanganannya kepada Propam. “Itu pilotnya ngarang-ngarang itu. Cuma sekarang tidak boleh main tempeleng-tempeleng jadi diserahkan ke Propam aja. Kalau masih boleh, saya tempeleng itu,” tegas Idham.

Sebelumnya diberitakan, ratusan mahasiswa berunjuk rasa memperingati setahun kematian dua mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi di Perempatan markas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Sabtu (26/9).

Demo mahasiswa dibubarkan helikopter yang terbang rendah di lokasi demi. Akibatnya para mahasiswa berlarian menghindari debu dan sampah kering yang berterbangan.

Helikopter yang terbang rendah tersebut muncul dari dalam Mapolda Sultra lalu mengarah ke area mahasiswa berdemontrasi. Mahasiswa berupaya melempar helikopter tersebut dengan batu.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=cxfSxtu2pZU

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore