Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2020 | 23.26 WIB

Bidan Honorer Bunuh Bayinya, Polisi Bongkar Makamnya Ambil Sampel DNA

Personel Satreskrim Polres Barito Utara dibantu warga membongkar makam bayi laki-laki yang dibunuh ibu kandungnya, bidan NTL untuk diambil sampel DNA pada Rabu (3/6). Antara - Image

Personel Satreskrim Polres Barito Utara dibantu warga membongkar makam bayi laki-laki yang dibunuh ibu kandungnya, bidan NTL untuk diambil sampel DNA pada Rabu (3/6). Antara

JawaPos.com–Satuan Reskrim Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah, membongkar makam bayi laki-laki, korban pembunuhan oleh ibu kandungnya, seorang bidan berinisial NTL, 24. Pelaku warga Desa Bintang Ninggi II RT 05 Kecamatan Teweh Selatan.

Kasatreskrim Polres Barito Utara AKP Kristanto Situmeang seperti dilansir dari Antara menjelaskan, pembongkaran makam bayi itu untuk memeriksa DNA guna mencocokkan dengan ibu kandungnya. Pihaknya koordinasi dengan perangkat desa untuk melakukan penggalian kuburan dengan tujuan untuk mengambil sampel DNA yang akan dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya.

Setelah pengambilan sampel DNA di dokter forensik RS Bhayangkara Palangka Raya, kemudian sampel tersebut bawa ke Pusat Kedokteran Kesehatan Mabes Polri di Jakarta untuk pengecekan DNA, yang diperkirakan butuh waktu sekitar satu bulan untuk mengetahui hasilnya. ”Jadi pemeriksaan DNA bayi laki-laki ini untuk memastikan bidan tersebut adalah ibu kandungnya, kita juga akan ambil sampel NTL,” kata Kristanto pada Rabu (3/6).

Dia mengatakan, berdasar hasil visum luar di RSUD Muara Teweh, tidak ditemukan luka di tubuh bayi tersebut. Namun, pihaknya fokus memastikan ibunya dulu.

Tersangka merupakan seorang honorer Puskesmas Pembantu Desa Bintang Ninggi I. Tersangka membunuh sekaligus membuang bayi kandungnya ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Barito Utara dan Polsek Bukit Sawit pada Minggu (24/5) atau bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah. Dia ditangkap di tempat tinggal sementara yaitu di ruang Kelas VI SD Bintang Ninggi II yang berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.

Pelaku membunuh bayi kandung diduga hasil hubungannya dengan sang pacar. Dia ditangkap setelah kepolisian melakukan olah TKP dan pengumpulan bahan keterangan. Didapat informasi bahwa ada salah satu warga yang selama ini diduga hamil dan beberapa hari sebelum peristiwa penemuan mayat bayi jarang keluar rumah.

”Berdasar hasil interogasi secara intensif, akhirnya tersangka mengakui telah telah membunuh bayi laki-laki yang baru dilahirkannya pada Jumat 22 Mei sekitar pukul 21.00 WIB, di rumahnya,” kata Kristanto.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=1yhsPJtUXe4

 

https://www.youtube.com/watch?v=ngF7O8kB56w

 

https://www.youtube.com/watch?v=B02o5AH0djc

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore