
Ketua KPK Agus Raharjo (tengah), saat menggelar konferensi pers penetapan tersangka dua pejabat PT. Waskita Karya, Senin (17/12)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap adanya temuan proyek infrastruktur fiktif pada perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Waskita Karya. Ketua KPK Agus Rahardjo menyebut, perkiraan dugaan kerugian keuangan negara dari kasus korupsi proyek infrastruktur mencapai Rp 186 miliar. Jumlah ini sebut Agus sudah dilakukan perhitungan sementara bersama dengan pihak BPK-RI.
"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 186 miliar dari sejumlah pengeluaran atau pembayaran PT Waskita Karya kepada perusahaan-perusahaan sub kontraktor yang melakukan pekerjaan fiktif," ungkap Agus di gedung KPK, Senin (17/12).
Adapun dua tersangka yang dijerat adalah Fathor Rachman selaku Kepala Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2011-2013 dan Yuly Ariandi Siregar selaku Kepala Bagian Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya (Persero) Tbk periode 2010-2014.
Lebih lanjut, dia menegaskan, keduanya diduga menunjuk sejumlah perusahaan sub kontraktor untuk menggarap pekerjaan fiktif yang tersebar dari Sumatera Utara hingga Papua.
"Sebagian dari pekerjaan tersebut diduga telah dikerjakan oleh perusahaan lain, tapi tetap dibuat seolah-olah akan dikerjakan oleh empat perusahaan sub kontraktor yang teridentifikasi sampai saat ini," jelasnya.
Atas perbuatannya, keduanya pun disangkakan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 65 ayat (1) KUHPidana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
