
Photo
JawaPos.Com - Tersangka kasus pembunuhan atas Salim alias Kancil, warga Desa Selok Awar Awar di Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur akhirnya menyeret sosok yang selama ini menjadi sasaran kecurigaan publik. Polisi telah menetapkan kepala Desa Selok Awar Awar, Hariyono sebagai tersangka kasus itu.
Hariyono yang diduga sebagai pemain tambang pasir ilegal, menjadi tersangka ke-23 dalam kasus pembunuhan Salim. Tak tanggung-tanggung, polisi menjerat Hariyono dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang ancaman hukumannya bisa pidana mati atau 20 tahun penjara.
Kapolda Jatim Inspektur Jenderal Anton Setiadji saat dihubungi JPNN menyatakan, penetapan status tersangka atas Hariyono itu merupakan hasil gelar perkara yang dilakukan hari ini (1/10). “Tadi habis gelar perkara dan kami putuskan dia kena juga pasal 340 KUHP,” katanya.
Namun demikian, Anton belum memastikan apakah Hariyono merupakan otak yang menyuruh pembunuhan atas Salim dan penganiayaan berat terhadap Tosan. “Belum ke sana, karena penyidikan masih berjalan,” kata peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian 1983 ini.
Hariyono, kepala Desa Selok Awar Awar di Kecamatan Pasirian, Lumajang, Jawa Timur. Foto: Radar Semeru/JPG
Mantan Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat itu menegaskan bahwa anak buahnya masih terus mencari siapa aktor intelektual di balik peristiwa ini. “Kami masih mencari,” tegasnya.
Untuk penyidikan kasus itu, Polda Jatim telah mendapat bantuan personel dari Bareskrim Polri. Anton pun menjanjikan proses penyidikan akan berlangsung transparan.
Sebelum menjerat Haryono, polisi telah menetapkan 22 tersangka. Di antara 22 tersangka itu terdapat sembilan orang yang disebut-sebut sebagai suruhan Haryono.
Sembilan tersangka itu tergolong dalam Tim 12 yang mendapat gaji bulanan dari Haryono. “Total tersangka 23 orang,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Suharsono di Mabes Polri, Kamis (1/10). (boy/jpnn/ara/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
