
Pengacara senior OC Kaligis di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (27/8), sebagai terdakwa perkara suap terhadap hakim PTUN Medan.
JawaPos.Com - Sidang perkara suap hakim PTUN Medan yang menjerat OC Kaligis kembali ditunda untuk kedua kalinya. Penundaan itu dilakukan lantaran pengacara senior itu ngotot minta diadili setelah diperiksa dokter pribadi.
Sikap ngotot Kaligis itu pun ditanggapi jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Yudi Kristiana. Menurutnya, Kaligis sebagai orang yang memahami hukum seharusnya bisa lebih bijak dalam menyikapi prosedur hukum.
Yudi mengatakan, berdasar hasil observasi tim dokter Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ternyata terdakwa suap yang sudah berusia 73 tahun itu dalam kondisi stabil untuk menghadapi persidangan. Selain itu, proses persidangan juga demi kepentingan Kaligis. ”Semuanya menuju pencarian kebenaran," kata Yudi usai sidang di Pengadilan Tipikor, Kamis (27/8).
Meski demikian, kata dia, JPU tidak bisa serta-merta menghalangi Kaligis menjalani pemeriksaan kesehatan oleh dokter pribadinya. Terlebih majelis hakim juga sudah membuat penetapan agar Kaligis diperiksa oleh dokter pribadinya.
"Kita kan mengakomodasi hak. Dan kita melaksanakan penetapan hakim," ujarnya.
Apakah sikap Kaligis itu bakal memengaruhi tuntutan hukuman yang diajukan jaksa nanti? "Kita lihat perkembangannya," Yudi sembari tertawa.(put/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
