
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti.
JawaPos.Com - Mabes Polri terus berusaha keras untuk membekuk gembong teroris di Indonesia, Santoso. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti bahkan merasa perlu mengerahkan 140 personel Brigade Mobil (Brimob) untuk memburu buronan nomor wahid di Indonesia itu.
"Kalau tidak ditindak tegas, mereka (teroris, red) bisa memobilisir dari berbagai tempat untuk menambah kekuatan dan menambah persenjataan," ujar Badrodin di Jakarta, Jumat (21/8).
Berdasarkan informasi, Santoso beroperasi di hutan di pegunungan wilayah Poso, Sulawesi Tengah. Kekuatan kelompok teror itu diperkirakan hanya sekitar 30-40 orang.
Namun, kondisi hutan di Poso menyulitkan Polri dalam memburu Santoso Cs. "Kalau kecil (luas hutan, red) cuma 10 hektar sudah bisa dari dulu. Dari ujung ke ujung itu 60 kilometer," papar Badrodin.
Selain itu Polri juga berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempersempit ruang gerak teroris. Termasuk dengan menutup akses untuk bisa mendapat bantuan dana dari para simpatisan.
Badrodin mengungkapkan bahwa ada koneksi antara kelompok Santoso dengan ISIS di Suriah. “Tetapi juga dari dalam negeri ada," imbuhnya.(elf/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
