
Ketua WP KPK Yudi Purnomo, saat melakukan konferensi pers terkait teror terhadap pimpinan dan pegawai KPK, Jakarta, Rabu (9/1)
JawaPos.com - Pasca teror bom yang terjadi terhadap dua pimpinannya, WP KPK memutarkan video rekaman CCTV dugaan teror bom yang terjadi di rumah penyidik KPK Kompol Apip Julian Miftah. Teror ini terjadi pada 5 Juli 2015 sekitar pukul 21.20 WIB.
Dalam rekaman tersebut, terlihat ada dua orang yang meletakkan sesuatu yang diduga bom di depan rumah Apip. Kedua orang tersebut pada awalnya terlihat mondar-mandir di depan rumah Apip,kemudian meletakkan benda yang diduga bom tersebut.
Selain itu, WP KPK memperlihatkan sebuah mobil yang diduga disiram air keras. Menurut Ketua WP KPK Yudi Purnomo, mobil itu juga milik Apip.
Yudi menyatakan teror yang terjadi pada 2015 itu sudah dilaporkan ke kepolisian, tapi belum juga menemui titik terang. Bahkan, hingga saat ini total ada sembilan kali teror yang terjadi terhadap pimpinan hingga pegawai KPK.
"Catatan kami, ini adalah yang kesembilan (termasuk teror Syarif dan Agus)" tambah Yudi.
Dia pun menduga teror terhadap rumah dua pimpinan KPK, yakni Agus Rahardjo dan Laode M Syarief, hari ini masih terkait dengan pelaku teror sebelumnya. Alasannya, pola teror yang terjadi hampir mirip dengan yang sebelumnya.
"Di CCTV ini pelakunya dua orang, kemudian mempunyai korelasi yang sama dengan pelakunya Bang Novel (penyidik KPK Novel Baswedan), dua orang juga. Kemudian modus yang digunakan pakai bom, kemudian sekarang rumah Pak Agus juga diduga bom. Air keras, mobil dimiliki Bang Apip disiram air keras, mata Bang Novel air keras juga," jelas Yudi sambil memperlihatkan rekaman CCTV pada awak media.
Oleh karena itu, Yudi menarik kesimpulan hipotesis sementara, bahwa teror tersebut dilakukan oleh orang yang sama dan jaringan yang sama.
"Tapi karena tidak terungkap, mereka terus melakukan tindakan untuk meneror," tukasnya.
Sekadar informasi, hari ini, kabar mengejutkan datang dari dua pimpinan KPK. Rumah Ketua KPK Agus Rahardjo yang berada di Bekasi diteror dengan ditemukannya tas berisi benda mirip bom pipa. Sedangkan di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif dilempar 2 bom molotov oleh orang tak dikenal.
Kejadian itu menyebabkan dinding bagian depan rumah Syarief berbekas hitam akibat asap. Polisi sendiri membentuk tim untuk menyelidiki teror bom di rumah kedua pimpinan KPK.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
