Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Agustus 2023 | 18.53 WIB

Mario Teguh Tak Perlu Bermain dengan Opini Publik karena Yakin Berada di Pihak yang Benar

Jumpa pers Mario Teguh dan Linna Susanto terkait kasus yang dihadapinya dengan Sunyoto Indra Prayitno dan istrinya. - Image

Jumpa pers Mario Teguh dan Linna Susanto terkait kasus yang dihadapinya dengan Sunyoto Indra Prayitno dan istrinya.

JawaPos.com - Linna Susanto dan suaminya, motivator Mario Teguh, telah dilaporkan oleh Sunyoto Indra Prayitno dan istrinya, Syarah, ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Total kerugian yang dialami pelapor diperkirakan mencapai Rp 5 miliar.

Kendati dilaporkan oleh Sunyoto dan Syarah, Linna Teguh dan kuasa hukumnya bereaksi santai. Tak perlu adu argumen di publik, mereka mengaku siap untuk menghadapi proses hukum yang sedang berjalan. Mereka merasa tidak perlu bermain opini di publik sebab yakin berada di pihak yang benar.

"Kita akan hadapi laporannya. Ayo berproses saja secara hukum, silakan. Jika merasa dirugikan ada instrumen hukum yang bisa digunakan," kata Willy Lesmana, kuasa hukum Mario Teguh di bilangan Raden Saleh Jakarta Pusat.

Linna juga mengungkapkan sebelum dirinya dilaporkan ke polisi, sebenarnya sudah terlebih dahulu melayangkan gugatan perdata ke PN Jakarta Selatan terkait perbuatan melawan hukum. Kendati demikian, pihaknya memilih untuk diam tidak bicara hal itu ke publik.

"Saya tahu saya benar oleh sebab itu saya diam. Saya biarian hukum yang berjalan karena orang yang tahu lemah, tahu tidak berdasar, yang membutuhkan publik, menggiring publik untuk menghujat, membenci, memfitnah, mereka tidak berdasar laporannya," kata Linna Susanto.

Permasalahan antara Syarah dan suaminya Sunyoto Indra Prayitno dengan Mario Teguh dan istrinya Linna Susanto berawal dari kesepakata bekerja sama. Namun, sayangnya di tengah jalan, terjadi permasalahan membuat hubungan jadi retak.

Pihak Syarah menyebut pihak Mario Teguh tidak mengerjakan tugas-tugasnya padahal sudah di-DP Rp 1 milar dan biaya cicilan Rp 100 juta setiap bulan dengan nilai kontrak kerja sama Rp 5 miliar.

Sedangkan pihak Mario Teguh merasa telah dibohongi terkait asal usul produk skincare milik Syarah dan suami. Yang katanya diakui sebagai produk Jepang namun kenyataannya diproduksi di daerah Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Selain itu, pihak Mario Teguh mengkhawatirkan produk skincare milik Syarah akan membayahakan kesehatan masyarakat.

Buntut dari permasalahan yang muncul antara mereka, kedua belah pihak sama-sama menempuh upaya hukum. Mario Teguh dan istri melayangkan gugatan perdata terkait perbuatan melawan hukum di PN Jakarta Selatan tertanggal 17 Mei 2023.

Sedangkan Syarah dan suaminya Sunyoto membuat laporan polisi di Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan dibuat pada tanggal 19 Juni 2023. Pasangan suami-istri ini mengaku mengalami kerugian Rp 5 miliar.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore