
BARANG BUKTI: Uang tunai dalam dos diamankan petugas KPK sebagai bukti dugaan korupsi Bupati Klaten Sri Hartini.
JawaPos.com - Keterlibatan Andi Purnomo, anak Bupati Klaten Sri Hartini, dalam kasus suap dagang jabatan terus didalami penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Peran Andi diduga sangat besar dalam kasus yang menyeret ibunya dan seorang PNS di lingkungan Pemkab Klaten (Suramlan) sebagai tersangka itu.
Pendalaman tersebut dilakukan menyusul temuan uang Rp 3 miliar di dalam lemari ruangan Andi di rumah dinas (rumdin) Sri Hartini pada Minggu (1/1). Saat itu KPK melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi. Salah satunya rumdin bupati. "Memang perlu dicocokkan uang itu milik siapa," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kemarin (5/1).
Secara umum keterlibatan Andi dalam kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Pemkab Klaten selama ini memang selalu dihubung-hubungkan. Sebab, posisi Andi yang juga anggota DPRD setempat diduga memiliki peran strategis untuk menjembatani para pejabat yang ingin "membeli" jabatan struktural pemkab. "Tentu perlu dilihat lebih jauh (keterlibatan anak bupati, Red)," ujar Febri.
Sebagaimana diwartakan, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Klaten Sri Hartini dan Suramlan. Dari OTT itu, KPK menyita uang Rp 2 miliar di dalam dua kardus yang diduga untuk suap pengisian jabatan. Ada pula USD 100 dalam OTT tersebut. KPK juga mengamankan sejumlah PNS Pemkab Klaten yang diduga terlibat dalam kasus itu. "Kami dalami dan pastikan pihak-pihak lain selain dua tersangka yang sudah ditetapkan sejauh ini," jelasnya.
Dengan demikian, uang hasil suap pengisian jabatan yang mengalir ke Sri Hartini diperkirakan masih terus bertambah. Sebab, suap itu diduga berlangsung sejak lama dan terkoordinasi secara baik.
Sejauh ini KPK telah menyita uang Rp 5,2 miliar dan USD 100 yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut. Uang Rp 3 miliar dan Rp 200 juta merupakan tambahan yang ditemukan saat penggeledahan Minggu lalu dan Senin (2/1). (tyo/c9/agm)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
