
Suasana persidangan terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama di Auditorium Kementerian Pertanian, hari ini (25/4).
JawaPos.com - Sekelompok orang dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI digiring oleh pihak pengamanan Pengadilan Negeri Jakarta Utara ke luar ruang persidangan hari ini (25/4).
Hal itu terjadi saat terdakwa kasus dugaan penodaan agama Islam Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan membacakan pledoi atau nota pembelaannya.
Awalnya, lima majelis hakim sudah berada di dalam ruang persidangan. Ketua majelis hakim, Dwiarso Budi Santiarto juga telah memulai persidangan. Dia lantas menanyakan kesehatan dan kesiapan Ahok untuk membaca pledoi.
"Silahkan pledoi dibaca oleh terdakwa, kemudian penasihat hukum," kata Dwiarso kepada Ahok, di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan.
Belum sempat Ahok membacakan pledoi, beberapa orang yang merupakan pengunjung sidang tiba-tiba membuat keributan dengan menyerukan takbir.
Setelah itu, barulah pengamanan Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan aparat kepolisian mengamankan beberapa pengunjung tersebut.
"Perhatian ya, ini di ruang persidangan kita enggak boleh melakukan keributan ataupun interupsi. Hak pengunjung hanya untuk melihat persidangan," tegas Dwiarso.
Dia bahkan sempat mengancam bakal mengeluarkan pengunjung dari ruang sidang. Hakim berkumis lebat itu mengingatkan pengunjung untuk tidak bertepuk tangan, bersorak, dan lain-lain.
"Jadi perhatikan saja sidangnya. Karena majelis tidak akan terpengaruh atas hal-hal tersebut," ucap Dwiarso.
Adapun hingga pukul 09.30, Ahok dan penasihat hukum masih membacakan pledoi. Ahok dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun.
Dia terbukti bersalah melanggar pasal 156 KUHP tentang penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan. (uya/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
