
Ilustrasi
JawaPos.com - Lauren Paliyama (31), salah satu pelaku penyerang ahli IT dari Institut Teknologi Bandung, Hermansyah, mengaku aksi yang dilakukannya tanpa ada suruhan. Aksinya dilakukan secara spontan saja.
Menurutnya, saat kejadian itu, dia dalam kondisi pengaruh minuman keras. Dia menambahkan, hal itu terjadi karena dirinya berupaya menolong pelaku lain yang saat itu mobilnya dipepet oleh Hermansyah, usai sang kakak menyenggol mobil milik Hermansyah.
"Saya mohon maaf, bukan rekayasa atau ada perintah dari siapapun. Kakak saya dipepetin, saya tanya kenapa? Korban marah," ucapnya di Polda Metro Jaya, Kamis (13/7).
Atas dasar itulah, dirinya pun menusuk Hermansyah. Ketika itu, pelaku lainnya yang melihat Lauren menyerang Hermansyah, lalu ikut melakukan hal yang sama. "Saya pukul, semuanya (pelaku lain) ikut (menyerang)," tambahnya.
Diketahui bahwa polisi telah meringkus empat pelaku penyerangan Hermansyah, Rabu (12/7). Dua orang ditangkap di Depok, Jawa Barat dan dua di kawasan Bandung. (elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
