Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2017 | 00.28 WIB

Keratitis, Kondisi Paling Berbahaya Bagi Novel Baswedan

Novel Baswedan usai dirawat di RS Mitra Keluarga - Image

Novel Baswedan usai dirawat di RS Mitra Keluarga

JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan dari RS Mitra Keluarga ke Jakarta Eye Center (JEC) Menteng. Area penyiraman air keras di wajah dan mata membuatnya terancam kehilangan penglihatan. Itulah kenapa, jangan sampai Novel mengalami kerusakan kornea di bagian matanya.



Dokter Spesialis Bedah Plastik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Bismedi menjelaskan, korban serangan air keras sebenarnya tidak selalu perlu dioperasi. Namun jika terkena di area mata, dikhawatirkan bisa mengalami kerusakan yang dikenal dengan istilah keratitis.



“Tergantung kalau di wajah, kena di area mata. Dikhawatirkan keratitis yaitu kornea mata terinfeksi,” kata Bismedi kepada JawaPos.com, Selasa (11/4).



Akibatnya, mata korban akan menjadi buram. Bismedi berharap hal itu tak terjadi pada Novel Baswedan.



“Efeknya bisa membuat mata buram. Tapi saya rasa seseorang pasti saat disiram maka akan reflek menutup mata dengan cepat. Mata langsung terpejam kemudian teriak perih atau kepanasan. Kecuali sudah terpejam tetap disiram terus,” tukasnya.



Jika terkena mata secara langsung, kata dia, bisa mengalami kerusakan yang lebih parah tergantung jenis air kerasnya. Hal itu bisa menyebabkan lengketnya antara mata dan kelopak (simblepharon) bahkan bisa tembus ke mata dalam atau retina.



"Bisa dibayangkan kalau air keras sempat secara langsung dalam jumlah banyak masuk ke mata. Terjadi kerusakan permukaan kornea. Conjungtiva dan kelopak bagian dalam mata (luka bakar)," paparnya.




Bismedi menegaskan seseorang yang tersiram air keras tidak sampai akan mengancam jiwa. “Kasus SEPERTI ini tidak sampai menyebabkan korban meninggal dunia, kecuali tertelan atau terkena saluran napas seperti masuk hidung lalu mengganggu saluran pernapasan,” jelas Bismedi.



Sementara, di akun media sosial Twitter, topik Novel Baswedan disiram air keras menjadi yang paling banyak dibicarakan. Kasus ini menjadi trending topik paling puncak dengan jumlah cuitan sebanyak 40.800 kicauan per pukul 13.30 WIB. Topik itu mengungguli kicauan para netizen soal #sidangahok.



Para netizen dari mulai politisi, artis, jurnalis, aktivis, hingga masyarakat biasa mengecam pelaku teror terhadap Novel. Penulis dan tokoh Goenawan Mohamad dengan akun @gm_gm berkicau “Kekerasan terhadap Novel Baswedan meneguhkan kita untuk dukung pembongkaran korupsi besar-besaran E-KTP. Maju terus @KPK_RI.



Akun netizen lainnya @hanityo berkicau “Penyidikan siram air keras Novel Baswedan harus benar-benar dikawal nih. Jangan sampai tahu-tahu motifnya asmara atau motif remeh lainnya,” katanya.



Akun @gitaputriid juga berkicau dengan kesal. “Novel Baswedan salah satu penyidik terbaik @KPK_RI disiram air keras wajah dan matanya. Mendadak semua sirkus pilgub DKI jadi tidak relevan”.



Ada jug netizen yang mendoakan kesembuhan bagi Novel Baswedan. Salah satunya akun @anggaridhnu. Katanya dalam akunnya, “Innalillahi..Semoga lekas sembuh Mas Novel Baswedan,” ungkapnya. (cr1/JPG)



Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore