
Novel Baswedan usai dirawat di RS Mitra Keluarga
JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dipindahkan dari RS Mitra Keluarga ke Jakarta Eye Center (JEC) Menteng. Area penyiraman air keras di wajah dan mata membuatnya terancam kehilangan penglihatan. Itulah kenapa, jangan sampai Novel mengalami kerusakan kornea di bagian matanya.
Dokter Spesialis Bedah Plastik Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati, Bismedi menjelaskan, korban serangan air keras sebenarnya tidak selalu perlu dioperasi. Namun jika terkena di area mata, dikhawatirkan bisa mengalami kerusakan yang dikenal dengan istilah keratitis.
“Tergantung kalau di wajah, kena di area mata. Dikhawatirkan keratitis yaitu kornea mata terinfeksi,” kata Bismedi kepada JawaPos.com, Selasa (11/4).
Akibatnya, mata korban akan menjadi buram. Bismedi berharap hal itu tak terjadi pada Novel Baswedan.
“Efeknya bisa membuat mata buram. Tapi saya rasa seseorang pasti saat disiram maka akan reflek menutup mata dengan cepat. Mata langsung terpejam kemudian teriak perih atau kepanasan. Kecuali sudah terpejam tetap disiram terus,” tukasnya.
Jika terkena mata secara langsung, kata dia, bisa mengalami kerusakan yang lebih parah tergantung jenis air kerasnya. Hal itu bisa menyebabkan lengketnya antara mata dan kelopak (simblepharon) bahkan bisa tembus ke mata dalam atau retina.
"Bisa dibayangkan kalau air keras sempat secara langsung dalam jumlah banyak masuk ke mata. Terjadi kerusakan permukaan kornea. Conjungtiva dan kelopak bagian dalam mata (luka bakar)," paparnya.
Bismedi menegaskan seseorang yang tersiram air keras tidak sampai akan mengancam jiwa. “Kasus SEPERTI ini tidak sampai menyebabkan korban meninggal dunia, kecuali tertelan atau terkena saluran napas seperti masuk hidung lalu mengganggu saluran pernapasan,” jelas Bismedi.
Sementara, di akun media sosial Twitter, topik Novel Baswedan disiram air keras menjadi yang paling banyak dibicarakan. Kasus ini menjadi trending topik paling puncak dengan jumlah cuitan sebanyak 40.800 kicauan per pukul 13.30 WIB. Topik itu mengungguli kicauan para netizen soal #sidangahok.
Para netizen dari mulai politisi, artis, jurnalis, aktivis, hingga masyarakat biasa mengecam pelaku teror terhadap Novel. Penulis dan tokoh Goenawan Mohamad dengan akun @gm_gm berkicau “Kekerasan terhadap Novel Baswedan meneguhkan kita untuk dukung pembongkaran korupsi besar-besaran E-KTP. Maju terus @KPK_RI.
Akun netizen lainnya @hanityo berkicau “Penyidikan siram air keras Novel Baswedan harus benar-benar dikawal nih. Jangan sampai tahu-tahu motifnya asmara atau motif remeh lainnya,” katanya.
Akun @gitaputriid juga berkicau dengan kesal. “Novel Baswedan salah satu penyidik terbaik @KPK_RI disiram air keras wajah dan matanya. Mendadak semua sirkus pilgub DKI jadi tidak relevan”.
Ada jug netizen yang mendoakan kesembuhan bagi Novel Baswedan. Salah satunya akun @anggaridhnu. Katanya dalam akunnya, “Innalillahi..Semoga lekas sembuh Mas Novel Baswedan,” ungkapnya. (cr1/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
