
Mentan Andi Amran Sulaiman damping Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)
JawaPos.com – Kurang sebulan lagi masuk bulan Ramadhan. Biasanya, memasuki bulan puasa, masyarakat dihadapkan pada gejolak harga kebutuhan bahan pokok, khususnya beras.
Untuk itu, pemerintah memastikan stok beras menyambut bulan puasa aman dan terkendali. Kepastian tersebut disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Dia menyebut stok beras di gudang Bulog saat ini mencapai 2 juta ton. "Kami yakin menghadapi bulan suci Ramadhan nanti, pangan relatif stabil," katanya Kamis (6/2).
Amran mengatakan, selain adanya stok di gudang Bulog, pasokan beras juga didukung adanya musim panen. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan, hingga Maret depan, total produksi beras mencapai 8 juta ton. Kemudian diperkirakan hingga April mencapai 13-14 juta ton.
Dengan surplus yang cukup besar tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penyerapan gabah oleh Bulog agar harga di tingkat petani stabil. Bahkan pemerintah juga sudah memerintahkan kepada Bulog untuk menyerap hasil panen petani. Dengan kebijakan tersebut, stok beras di gudang Bulog semakin terjamin.
Amran mengungkapkan, pemerintah sudah menggelontorkan dana bebas bunga Rp 16,6 triliun untuk menyerap hasil panen petani itu. Dia menegaskan, kebijakan Presiden Prabowo Subianto, harga pembelian pemerintah (HPP) gabah petani adalah Rp 6.500/kg. Sedangkan jika dalam bentuk beras sampai di gudang Bulog dihargai Rp 12.000/kg.
Urusan penyerapan hasil panen petani sesuai HPP tersebut, sebelumnya menjadi perhatian Prabowo saat rapat dadakan di kantor Kementan pada Senin (3/2) lalu. Dalam rapat tersebut, Prabowo bahkan terkesan marah, karena masih ada laporan hasil panen petani dibeli di bawah HPP.
Dia menegaskan, pengusaha beras memang harus untung. "Tetapi tidak boleh untung sendiri," cetus Prabowo saat itu.
Menurut Prabowo, petani selaku produsen beras harus menjadi pemenang. Jadi antara pengusaha, petani, sampai konsumen harus sama-sama diuntungkan. Untuk itu pemerintah menetapkan HPP beras tersebut. Prabowo bahkan siap menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk mengawal penyerapan hasil panen petani dengan harga yang membuat petani tidak rugi. (wan/ali)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
