Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 November 2024 | 19.05 WIB

Jalan Disiapkan untuk Libur Natal dan Tahun Baru, Potensi Ekonomi dari Pergerakan Wisatawan Rp 117,3 Triliun

Ramainya  pengunjung di destinasi wisata di Pantai Ancol. (Foto: Kementerian Pariwisata) - Image

Ramainya pengunjung di destinasi wisata di Pantai Ancol. (Foto: Kementerian Pariwisata)

JawaPos.com - Pemerintah saat ini serius menyiapkan rencana untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru (Nataru). Selain musim mudik, Nataru adalah momen berwisata.

Selama momen libur Natal 2024 dan tahun baru 2025 potensi ekonomi dari pergerakan wisatawan nusantara (Wisnus) diperkirakan mencapai Rp 117,3 triliun. Dengan estimasi jumlah wisnus pada Desember sebesar 78,2 juta perjalanan.

Sementara untuk potensi ekonomi dari pergerakan wisatawan mancanegara (wisman) diproyeksi mencapai Rp 22,55 triliun sampai Rp 29,2 triliun. Dengan perkiraan optimistis mencapai 1,02 juta sampai 1,325 juta perjalanan di Desember.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyiapkan sejumlah strategi untuk memaksimalkan pergerakan wisnus dan wisman jelang Nataru. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengungkapkan beberapa strategi yang akan dijalankan untuk memperkuat pergerakan wisatawan selama libur Natal dan tahun baru.

Strategi mencakup penyusunan dan sosialisasi Surat Edaran Menteri Pariwisata tentang penyelenggaraan kegiatan wisata yang aman, nyaman, dan menyenangkan pada saat perayaan Natal 2024 dan tahun baru 2025. Langkah berikutnya, Kemenpar akan melakukan visitasi destinasi wisata menjelang libur Nataru.

“Saat ini kami terus memetakan destinasi mana saja yang perlu perhatian seperti destinasi pantai di Banten, kalau di Jakarta ada Ancol, Taman Safari di Puncak, kemudian di Bali kita lihat bagaimana kesiapan bandaranya untuk memastikan kedatangan wisatawan bisa berlangsung dengan aman dan nyaman,” kata Puspa. Tidak hanya itu, Kemenpar bekerja sama dengan para mitra merancang promo-promo serta menawarkan paket-paket wisata untuk menarik minat wisatawan berlibur ke Indonesia.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional pada masa Nataru nanti masih terpusat di Pulau Jawa. Adapun atraksi wisata yang paling dominan dikunjungi oleh wisatawan yakni daerah pantai, danau, laut sebesar 58,6 persen, kemudian pusat kuliner sebesar 54,8 persen, pegunungan atau perbukitan sebesar 50 persen, kebun binatang dan taman rekreasi 33,9 persen, dan desa wisata 28,4 persen.

Moda darat masih menjadi primadona untuk mobilitas. Untuk itu Kementerian Pekerjaan Umum memastikan kondisi jalan dalam kondisi baik. Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti sebelumnya menyatakan kesiapan infrastruktur jalan tol yang sudah operasional sepanjang 3.020 km dan jalan nasional sepanjang 47.603 km dengan kondisi kemantapan jalan 93,88 persen.

“Kami meminta tidak ada kegiatan perbaikan jalan baik jalan tol maupun non tol pada 15 Desember 2024 sampai 5 Januari 2025," kata Diana.

Untuk menambah kelancaran arus lalu lintas, Kementerian PU juga akan membuka ruas tol fungsional sementara untuk umum sepanjang 120,4 km. "Tentu juga dukungan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), terdapat 124 TIP di seluruh ruas jalan tol di Indonesia,” katanya. Kementerian PU juga menyiapkan 393 posko dan tim tanggap bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat pada titik-titik rawan bencana.

Sementara itu untuk menghindari kecelakaan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub melakukan sosialisasi. Belakangan, banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan angkutan barang "Ada dua materi sosialisasi yang disampaikan kepada pengemudi, pertama mengenai cara mengemudi ketika berada di jalan menurun dan kedua bagaimana melakukan pemeriksaan terhadap rem sebelum kendaraan melakukan perjalanan," ujar Direktur Lalu Lintas Jalan, Ahmad Yani pada Sabtu lalu (23/11). (FERLYNDA/ali)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore